KH Nawawi Sidogiri Wafat, Khofifah: Umat Islam Indonesia Berduka

·Bacaan 2 menit

VIVA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Pengasuh Pesantren Sidogiri Pasuruan, KH Nawawi Abdul Jalil, pada Minggu, 13 Juni 2021. Menurut Khofifah, meninggalnya ulama kharismatik itu juga membuat umat Islam di seluruh Indonesia berduka.

"Atas nama pemerintah provinsi dan masyarakat Jawa Timur, juga atas nama keluarga, kami menyampaikan turut berdukacita dan berbela sungkawa sedalam-dalamnya atas wafatnya KH. Nawawi Abdul Jalil," kata Khofifah dalam keterangan tertulisnya.

"Mari kita semua doakan almarhum almaghfirlahu, semoga Allah SWT menempatkan di tempat terbaik di sisi-Nya, mengampuni seluruh khilaf, menerima semua amal ibadahnya, dan dilapangkan kuburnya. Semoga keluarga dan para santri yang ditinggalkan juga diberikan kesabaran, ketabahan, dan keikhlasan. Aamin," imbuh Khofifah.

Baca juga: Rentetan Kekerasan Teroris OPM yang Makan Korban Orang Asli Papua

Ketua Umum PP Muslimat NU itu mengatakan, almarhum Kiai Nawawi adalah salah satu ulama kharismatik dan sangat berpengaruh yang di miliki Jawa Timur. Apalagi, Pondok Pesantren Sidogiri sendiri adalah salah satu pesantren tertua di Indonesia yang memiliki banyak santri dan alumni yang tersebar di dalam dan luar negeri.

Kiai Nawawi dikenal sebagai kiai sepuh yang sangat dihormati di lingkungan Nahdlatul Ulama. Dalam Muktamar ke-33 NU di Jombang, Kiai Nawawi duduk sebagai anggota Ahlul Halli Wal-Aqdi (AHWA). Hingga meninggal dunia, almarhum diamanahi sebagai Mustasyar Pengurus Besar NU.

“Bukan Jatim saja yang berduka, tapi seluruh umat Muslim Indonesia,” ujar Khofifah.

Begitu tersiar kabar Kiai Nawawi meninggal dunia, para kiai dan pengurus NU yang tengah mengikuti acara Turba PWNU Jatim di Kota Madiun langsung mengawali acara dengan tahlil dan doa bersama yang dihadiahkan kepada almarhum. PWNU Jatim juga mengimbau Nahdliyin melaksanakan salat gaib untuk Kiai Nawawi.

Di bagian lain, keluarga duka dan pihak Pesantren Sidogiri juga mengeluarkan maklumat larangan bertakziah langsung ke pesantren kepada para alumni, wali santri, dan simpatisan. Larangan yang dikeluarkan melalui surat resmi oleh Ikatan Alumni Santri Sidogiri itu untuk mencegah kerumunan karena situasi masih pandemi COVID-19.

KH Ahmad Nawawi Abdul Jalil wafat pada Minggu sore, 13 Juni 2021, saat dirawat di RS Raci Bangil, Pasuruan. Sebelum mengembuskan napas terakhir, almarhum sempat dirawat selama empat hari di RS Lavalette, Malang.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel