Khabib Nurmagomedov, Mimpi Conor McGregor yang Terlampau Tinggi

Satria Permana
·Bacaan 1 menit

VIVAConor McGregor sejatinya melakoni empat duel sepanjang 2020. Namun, dia baru melakoni satu pertarungan saja di periode 2020 ini, tak sesuai dengan keinginannya dan menjadi alasan mengapa hubungannya dengan Ultimate Fighting Championship renggang.

Sejak awal, McGregor memang meminta kepada UFC untuk memberikannya empat petarung tangguh sepanjang tahun ini. Namun, Presiden UFC, Dana White, tak bisa memenuhinya.

Hanya satu petarung idaman yang diberikan McGregor kepada UFC, yakni Donald Cerrone. Keduanya berduel pada 18 Januari 2020 silam.

Seharusnya, pada Mei 2020, McGregor kembali berlaga. Namun, UFC lagi-lagi tak memberikannya kesempatan. Kemudian, sempat ada rencana McGregor bertarung sebagai partai pendamping demi meramaikan duel Khabib Nurmagomedov versus Tony Ferguson, di Juli 2020.

Atau, dia bertarung melawan Diego Sanchez di Dublin, Republik Irlandia, Agustus 2020. Dan, di akhir tahun, McGregor diberi kesempatan menjadi lawan Khabib.

"Saya bertarung di Januari dan mencoba lagi, tapi secara sengaja ditahan untuk bisa bertarung sebagai partai pengganti untuk Juli (Tony Ferguson versus Khabib Nurmagomedov, yang seharusnya dijadwalkan April)," begitu kata McGregor.

"Menunggu tujuh bulan dan 'mungkin' saya bisa bertarung? Anda bodoh? Apa yang anda katakan kawan? Saya minta Mei melawan siapa pun! Saya minta semua pertarungan ini pada 13 Februari 2020. Virus corona belum menyerang. Mei, siapa saja! Agustus, Dublin, Diego, akhir tahun duel ulangan. Empat pertarungan satu tahun," lanjutnya.

Kini, McGregor tak bisa mewujudkan pertarungan ulangan melawan Khabib. Sebab, The Eagles sudah menyatakan pensiun.

Sebagai gantinya, The Notorious akan berhadapan melawan Dustin Poirier. Laga itu juga baru digelar pada 2021 mendatang.