Khatib Shalat Id: Ibadah kurban "pupuk" kepedulian kepada sesama

Khatib Shalat Idul Adha di lapangan Taman Alun-alun Kapuas Pontianak, Usman H Rasyid, mengatakan dengan ibadah kurban, maka akan terus memupuk semangat kepedulian kepada sesama yang membutuhkan bantuan.

"Dengan ibadah kurban, maka sebagai Umat Muslim ikut berbagi daging, kebahagiaan kepada sesama, yakni dengan memberikan harta kita kepada orang lain, terutama yang membutuhkan," kata Usman H Rasyid saat menyampaikan khutbahnya di lapangan Taman Alun-alun Kapuas Pontianak, Ahad.

Maka, dari situlah semuanya belajar tentang kesetaraan manusia di hadapan Allah SWT tanpa memandang jabatan, status sosial, latar belakang pendidikan, suku bangsa serta kelas ekonomi.

Ibadah kurban juga memberikan pesan tentang pentingnya solidaritas, empati terhadap orang lain, serta menyembelih ego pribadi untuk kemanfaatan bersama, katanya.

Baca juga: Ini kata Anies terkait penanganan PMK di Ibu Kota

Baca juga: Plh Gubernur Jabar: Idul Adha momentum berkorban bagi agama dan bangsa

Karena, menurut dia, tanggung jawab untuk menyantuni orang-orang lemah, fakir miskin, yatim piatu, para manula, dan mereka yang membutuhkan, tidak hanya dilimpahkan kepada para pemimpin, tetapi menjadi tanggung jawab semua orang atau Umat Muslim.

Dia menambahkan, ketika umat Muslim mendapat rezeki berupa harta yang cukup, maka harus berempati kepada orang yang sangat membutuhkan.

"Karena Islam memandang rezeki yang barokah adalah rezeki yang cukup untuk diri sendiri dan orang lain," ujarnya.

Berbeda dengan orang kikir yang tidak memiliki rasa empati terhadap sesama, meskipun hartanya banyak dan berlimpah, tetapi ia merasa hal itu masih kurang dan tidak cukup baginya sehingga berat baginya untuk berbagi.

"Alangkah agungnya ajaran Islam yang memandang semua umatnya adalah bersaudara yang harus saling membantu dan menolong antara satu dengan yang lainnya," katanya.

Dia menambahkan, Islam sebagai agama yang membawa rahmat untuk semesta alam (rahmatan lil alamin), sesuai dengan namanya, juga menyerukan umatnya untuk menebarkan perdamaian dan saling mencintai antar sesama manusia.

"Cinta kasih adalah modal utama untuk mewujudkan hidup rukun, aman dan tenteram," katanya.

Begitu juga dengan ibadah kurban, yang dilakukan secara ikhlas dengan mengharapkan keridhaanNya, sedangkan dagingnya diperuntukkan bagi mereka yang hidup dalam kekurangan dan membutuhkan protein hewani, kata Usman.*

Baca juga: Plh Gubernur serahkan sapi kurban seberat 1 ton ke Masjid Raya Bandung

Baca juga: Istiqlal akan salurkan hewan kurban ke masjid binaan

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel