Khawatir Hasil KTT Uni Eropa, Rupiah Tertekan

  • Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    Tempo
    Istana Tolak Akuisisi BTN, Dahlan: Sayang Sekali

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan menyayangkan penolakan Istana atas akuisisi Bank Tabungan Negara (BTN) oleh Bank Mandiri. "Sayang sekali sebenarnya. Momentum yang sangat baik tidak bisa kita manfaatkan," kata Dahlan kepada wartawan melalui pesan pendek pada Rabu, 23 April 2014. …

  • Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    Merdeka.com
    Dahlan Iskan melawan SBY dan Dipo Alam

    MERDEKA.COM. Kemarin, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melalui Sekretaris Kabinet (Setkab) Dipo Alam meminta Menteri BUMN Dahlan Iskan menunda rencana privatisasi PT. Bank Tabungan Negara (BBTN). …

  • Dahlan beberkan kekecewaannya saat SBY tak restui BTN diakuisisi

    Dahlan beberkan kekecewaannya saat SBY tak restui BTN diakuisisi

    Merdeka.com
    Dahlan beberkan kekecewaannya saat SBY tak restui BTN diakuisisi

    MERDEKA.COM. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta agar rencana akuisisi lebih dari 60 persen saham pemerintah di Bank Tabungan Negara (BTN) oleh Bank Mandiri ditunda. Soalnya, wacana itu dinilai sudah meresahkan masyarakat. …

INILAH.COM, Jakarta -- Kurs rupiah terhadap dolar AS di pasar spot valas antar bank Jakarta, Jumat (23/11/2012) diprediksi melemah. Sentimen negatif datang dari sentimen bisnis Jerman dan hasil KTT Uni Eropa.

Analis senior Monex Investindo Futures Zulfirman Basir mengatakan, semalam pasar tidak punya banyak agenda seiring  AS yang berada dalam suasana libur Hari Thanksgiving. Begitu juga dengan Jepang.

Hanya saja, lanjut dia, data yang dirilis di sesi Eropa agak negatif terutama dengan sentimen bisnis Jerman yang sudah diprediksi melemah. Pasar juga khawatiran hasil Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Uni Eropa. "Karena itu, rupiah masih akan tertekan meskipun sifatnya amsih konsolidasi dalam kisaran 9.625 hingga 9.640 per dolar AS," katanya kepada INILAH.COM.

Lebih jauh Firman menjelaskan, sentimen Bisnis Jerman untuk bulan November sudah diprediksi turun dari 100 menjadi 99,6. Sementara itu, para petinggi Uni Eropa belum mencapai kesepakatan terbaik untuk anggaran kawasan tersebut. "Belum ada kesepakatan di antara petinggi Uni Eropa untuk menyusun anggaran terbaik," tandas dia.

Terutama, kata Firman, dengan merebaknya ancaman veto dari beberapa negara Uni Eropa seperti Inggris, Jerman, Swedia, dan Finlandia yang menginginkan pemangkasan anggaran. "Tapi, beberapa negara seperti Perancis dan Austria tetap menginginkan adanya subsidi pertanian," ungkap Firman.

Ada juga rilis dari sikap Jerman terakhir soal Yunani. Disebutkan, kemungkinan besar Yunani hanya mendapatkan penurunan suku bunga pinjaman dan penundaan pembayaran utang hingga 2020 dan meningkatkan peran European Finansial Stability Facility (EFSF) dalam skema bailout Yunani. "Artinya, ada konsensus dari Jerman untuk membantu Yunani," timpal dia.

Namun demikian, Firman menggarisbawahi, hal itu belum cukup baik untuk membuat pasar kuat. Sebab, agak sulit bagi Yunani untuk bisa menurunkan rasio utangnya secara signifikan karena detail rencana skema tersebut belum ada.

Alhasil, pasar secara keseluruhan masih menanti rinciannya. "Sebab, itu baru sepihak dari Jerman. Pasar belum tahu bagaimana respons negara Uni Eropa lain atas proposal Jerman itu," imbuhnya.

Asal tahu saja, kurs rupiah terhadap dolar AS $ di pasar spot valas antar bank Jakarta, Kamis (22/11/2012) ditutup menguat tipis 5 poin (0,051%) ke posisi 9.635/9.640.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...