Khawatir Hasil KTT Uni Eropa, Rupiah Tertekan

  • Tak becus garap geotermal, Dahlan pecat bos PLN dan Pertamina?

    Tak becus garap geotermal, Dahlan pecat bos PLN dan Pertamina?

    Merdeka.com
    Tak becus garap geotermal, Dahlan pecat bos PLN dan Pertamina?

    MERDEKA.COM. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan menyiapkan sanksi untuk Direktur Utama PLN Nur Pramudji dan Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan dalam masalah pemanfaatan panas bumi menjadi sumber energi listrik. Menurut Dahlan, energi panas bumi atau geotermal selama ini tidak dimanfaatkan karena ada ketidakcocokan harga antara PLN dan Pertamina. …

  • Survei Ipsos: 'Standar Hidup di Jakarta Lebih Mahal dari New York dan …

    Survei Ipsos: 'Standar Hidup di Jakarta Lebih Mahal dari New York dan …

    TRIBUNnews.com
    Survei Ipsos: 'Standar Hidup di Jakarta Lebih Mahal dari New York dan …

    TRIBUNNEWS.COM - Hasil survey standar hidup baru yang dilakukan oleh Ipsos Business Consulting Indonesia cukup mengejutkan …

  • Pemuda Ini Dapatkan Milliaran Rupiah Dengan Membuat Jutaan Orang Terta …

    Pemuda Ini Dapatkan Milliaran Rupiah Dengan Membuat Jutaan Orang Terta …

    Studentpreneur
    Pemuda Ini Dapatkan Milliaran Rupiah Dengan Membuat Jutaan Orang Terta …

    Bayangkan betapa bahagianya kalau Anda berhasil membuat puluhan juta orang tertawa, namun juga mendapatkan uang sampai puluhan milliar rupiah? Ray Chan, anak muda dari Hong Kong berhasil mewujudkannya dengan menciptakan situs komedi populer 9GAG. Tanyalah pada anak muda yang berusia di bawah 30 tahun, kebanyakan dari mereka adalah pengunjung setia 9GAG. Bahkan, saking populernya di Indonesia, sampai ada situs-situs lokal yang berusaha menjadi 9GAG-nya Indonesia. Saat ini, 9GAG dikunjungi oleh …

INILAH.COM, Jakarta -- Kurs rupiah terhadap dolar AS di pasar spot valas antar bank Jakarta, Jumat (23/11/2012) diprediksi melemah. Sentimen negatif datang dari sentimen bisnis Jerman dan hasil KTT Uni Eropa.

Analis senior Monex Investindo Futures Zulfirman Basir mengatakan, semalam pasar tidak punya banyak agenda seiring  AS yang berada dalam suasana libur Hari Thanksgiving. Begitu juga dengan Jepang.

Hanya saja, lanjut dia, data yang dirilis di sesi Eropa agak negatif terutama dengan sentimen bisnis Jerman yang sudah diprediksi melemah. Pasar juga khawatiran hasil Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Uni Eropa. "Karena itu, rupiah masih akan tertekan meskipun sifatnya amsih konsolidasi dalam kisaran 9.625 hingga 9.640 per dolar AS," katanya kepada INILAH.COM.

Lebih jauh Firman menjelaskan, sentimen Bisnis Jerman untuk bulan November sudah diprediksi turun dari 100 menjadi 99,6. Sementara itu, para petinggi Uni Eropa belum mencapai kesepakatan terbaik untuk anggaran kawasan tersebut. "Belum ada kesepakatan di antara petinggi Uni Eropa untuk menyusun anggaran terbaik," tandas dia.

Terutama, kata Firman, dengan merebaknya ancaman veto dari beberapa negara Uni Eropa seperti Inggris, Jerman, Swedia, dan Finlandia yang menginginkan pemangkasan anggaran. "Tapi, beberapa negara seperti Perancis dan Austria tetap menginginkan adanya subsidi pertanian," ungkap Firman.

Ada juga rilis dari sikap Jerman terakhir soal Yunani. Disebutkan, kemungkinan besar Yunani hanya mendapatkan penurunan suku bunga pinjaman dan penundaan pembayaran utang hingga 2020 dan meningkatkan peran European Finansial Stability Facility (EFSF) dalam skema bailout Yunani. "Artinya, ada konsensus dari Jerman untuk membantu Yunani," timpal dia.

Namun demikian, Firman menggarisbawahi, hal itu belum cukup baik untuk membuat pasar kuat. Sebab, agak sulit bagi Yunani untuk bisa menurunkan rasio utangnya secara signifikan karena detail rencana skema tersebut belum ada.

Alhasil, pasar secara keseluruhan masih menanti rinciannya. "Sebab, itu baru sepihak dari Jerman. Pasar belum tahu bagaimana respons negara Uni Eropa lain atas proposal Jerman itu," imbuhnya.

Asal tahu saja, kurs rupiah terhadap dolar AS $ di pasar spot valas antar bank Jakarta, Kamis (22/11/2012) ditutup menguat tipis 5 poin (0,051%) ke posisi 9.635/9.640.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...