Khofifah: Jangan Anggap Enteng Koalisi Rakyat

Sidoarjo (ANTARA) - Bakal Calon Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyatakans, siapa pun jangan menganggap enteng koalisi rakyat karena kekuatan itu memiliki potensi yang sangat besar dalam sebuah demokrasi.

"Jangan menganggap enteng koalisi rakyat, karena koalisi rakyat seringkali menjadi objek besar dan hal itu membuat kepedulian terhadap rakyat menjadi terpinggirkan," katanya di sela-sela kegiatan rapat koordinasi Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) di Hotel Utami, Sidoarjo, Selasa.

Ia mengatakan, saat ini pihaknya masih belum menentukan siapa bakal calon yang akan digandeng menjadi wakilnya dalam pemilihan kepala daerah Provinsi Jawa Timur Agustus mendatang.

"Saat ini, kami hanya `positive thingking` saja untuk menghadapi dinamika peta politik yang ada di Provinsi Jawa Timur," katanya.

Namun demikian, dirinya tidak menampik adanya beberapa nama yang masuk untuk menjadi calon wakilnya memimpin Jawa Timur nanti.

"Memang sudah ada beberapa nama yang masuk dan sudah dilakukan survei terkait dengan pilihan siapa yang bakal berdampingan dengan saya. Tetapi untuk hasilnya tunggu dulu," katanya.

Ia juga menyatakan tidak mau terburu-buru terkait dengan rencana deklarasi seperti yang sudah dilakukan oleh pasangan incumbent Soekarwo - Saifullah Yusuf (Karsa).

"Tenang saja dulu, semuanya masih berproses. Saya akui memang di Jawa Timur ini politiknya berkembang dengan bagus," katanya.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama Dekopin menyatakan dukungannya kepada Khofifah Indar Parawansa untuk maju memimpin Jawa Timur.

Ketua Komite Bidang Perempuan Pemuda dan Hubungan Daerah Dekopin, Dina Latifa, mengatakan semua orang sudah tahu sepak terjang dari Khofifah.

"Semua orang sudah tahu bagaimana sepak terjang Khofifah dalam memimpin sebuah organisasi. Oleh karena itu sudah selayaknya beliau memimpin Jawa Timur," katanya. (ar)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Apakah kandidat nama cawapres Jokowi yang beredar sekarang sudah sesuai dengan harapan Anda?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat