Khofifah Minta Bantuan Influencer Sosialisasikan Protokol Kesehatan

Ridho Permana, Lucky Aditya (Malang)

VIVA – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menggelar rapat koordinasi dengan tiga kepala daerah di Malang Raya, yakni, Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi, Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko, dan Bupati Malang, M Sanusi. Koordinasi berkaitan dengan masa transisi new normal yang akan tetap dilanjutkan selama sepekan kedepan. 

Khofifah mengatakan, bahwa Malang Raya masuk dalam zona resiko sedang. Sehingga posisinya masih transisi menuju new normal. Malang Raya saat ini berada di zona jingga. Dia lantas mengajak seluruh warga Malang Raya untuk melakukan sosialisasi protokol kesehatan COVID-19. 

Malang Raya dikenal sebagai gudangnya, industri kreatif terutama dunia digital. Banyak generasi millenialnya yang berlebel influencer atau seseorang yang berpengaruh di media sosial. Untuk itu, Khofifah meminta pegiat media sosial untuk menjadi garda terdepan memutus penyebaran COVID-19. 

"Saya minta tolong para vlogger, youtuber, influencer untuk membantu sosialisasi kedisiiplinan protokol kesehatan. Tolong disampaikan pesan kepada seluruh masyarakat bahwa yang berada di garda depan adalah warga masyarakat itu sendiri," kata Khofifah di Bakorwil III Malang, Sabtu, 20 Juni 2020. 

Khofifah juga berharap Malang Raya menjadi daerah percontohan di Jawa Timur dalam pencegahan penyebaran COVID-19. Menurutnya, vaksin paling ampuh saat ini adalah kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan dalam aktivitas sehari-sehari. Mulai dari cuci tangan, menggunakan masker, hingga memperhatikan jarak. 

"Karena sebelum vaksin COVID-19 ditemukan, vaksinya paling ampuh adalah kedisiplinan," ujar Khofifah.

Tiga kepala daerah di Malang Raya sendiri telah sepakat untuk segera menuntaskan penyebaran COVID-19 diwilayahnya. Target pertama adalah mengubah zona jingga menuju zona kuning sebelum menuju zona hijau bebas COVID-19. 

"Kita berharap segera masuk zona kuning dan hijau. Dan Influencer, Vlogger, Youtuber akan diajak untuk melakukan sosialisasi," tutur Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi. 

Baca juga: Pertamina Bakal Hapus Premium dan Pertalite, Ahok Disalahkan