Khofifah Minta Pemda Segera Validasi Data Kerusakan Akibat Gempa

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Surabaya - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meminta pemerintah daerah segera mengidentifikasi kategori kerusakan bangunan di Blitar.

"Siapa saja warga yang mengalami kerugian materiil kerusakan bangunan akibat bencana alam dapat mengkonfirmasi datanya," ujarnya di Blitar, Rabu (14/4/2021) seperti dikutip dari TimesIndonesia.

Khofifah berharap, proses identifikasi kerusakan bangunan tersebut dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan kondisi riil di lapangan. Itu bertujuan agar nantinya pengajuan yang dilakukan oleh pemerintah provinsi kepada BNPB dapat sekali jalan tanpa adanya revisi atau perubahan lainnya.

"Sekarang kita dorong validasinya, selama seminggu masyarakat diminta memvalidasi apakah kategori rusak ringan sedang atau berat. Sehingga ketika kita menyetorkan data ke BNPB sudah final," jelas Khofifah.

Korban Bencana gempa akan segera mendapatkan bantuan dari pemerintah. Melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana, rumah warga yang masuk kategori rusak berat akan mendapatkan Rp 50 juta di luar ongkos pengerjaan.

Sedangkan, rumah dengan kategori rusak sedang akan mendapatkan bantuan Rp 40 juta. Bagi rumah rusak ringan akan mendapatkan Rp 10 juta.

Relawan Bantu

Selanjutnya, Khofifah mengimbau para relawan yang tersebar di seluruh penjuru daerah untuk secara gotong royong membantu proses percepatan penanganan korban gempa.

"Saya yakin dengan semangat kekompakan dan soliditas, kita semua bisa bangkit dan segera mentas dari bencana ini," ulas Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

Saksikan video pilihan di bawah ini: