Khofifah Minta Warga Patuh Protokol Kesehatan Jika Ingin Ekonomi Terus Bergerak

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Jatim) mengajak masyarakat Jatim agar tetap disiplin protokol kesehatan sebagai upaya mencegah penularan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) seiring pemulihan ekonomi.

"Kami semua ingin mengingatkan kepada masyarakat, kalau ekonomi kita ingin terus bergerak, ayo masing-masing patuhi protokol kesehatan. Kalau pakai masker dan menjaga jarak serta cuci tangan menggunakan sabun," kata Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa usai menyerahkan secara simbolis bantuan dalam rangka pemulihan ekonomi di Pendopo Kabupaten Situbondo, Minggu, 26 Oktober 2020, seperti dikutip dari Antara.

Melalui kegiatan bersepeda bersama instansi vertikal , menurut Khofifah, diharapkan dapat lebih bersinergi dan berkolaborasi lintas instansi vertikal guna penguatan ekonomi berseiring dengan tetap menjaga protokol kesehatan.

Khofifah juga menyampaikan, sejak tiga pekan terakhir Jawa Timur sudah bebas dari zona merah COVID-19, dan 50 persen zona oranye dan 50 persen zona kuning.

"Kalau zona kuning berarti risiko rendah, dan zona oranye risiko sedang. Kami berharap yang zona kuning menjadi hijau dengan demikian berarti semua terkendali, karena ini akan berseiring dengan format pergerakan ekonomi," tutur dia.

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

Penyerahan Bantuan

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (Foto: Liputan6.com/Dian Kurniawan)
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (Foto: Liputan6.com/Dian Kurniawan)

Dalam kesempatan itu, Khofifah menyerahkan berbagai bantuan, di antaranya penyerahan dana bergulir dari Bank Jatim kepada pegiat UMKM di Situbondo, di antaranya untuk bisnis perdagangan sapi Ika Wahyuni Rp300 juta.

Taufik Hidayat perkebun kopi Rp250 juta dan Acmad Helmy pelaku usaha depot kuliner Rp100 juta, sedangkan dari Bank UMKM dana bergulir disalurkan kepada Ritnawati sebesar Rp75 juta dan Sahamar Rp 50 juta.

Penyerahan bantuan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dari Bank Jatim disalurkan kepada Erwan Yanti pedagang gabah dan jagung Rp200 juta dan Yanto untuk pertanian Rp150 juta.

Kartu One Pesantren One Product (OPOP) Jatim Berdaya diserahkan ke Ponpes As Salam dan Musa'adah. Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Kecil dari Bank BRI secara simbolisi kepada Nur Hayari Rp200 juta, KUR Supermikro disalurkan kepada Rohdatul Jannah Rp3.000.000 dan Helmi Anggraini Rp3.000.000. Untuk BPUM disalurkan secara simbolis kepada Moh Diki Zulkarnain Rp2.400.000 dan Rena Kartika Rp2.400.000.

Dari BNI, KUR Kecil disalurkan secara simbolis kepada Usmin Rp20 juta, Siti Nafisah Rp15 juta. Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dari BNI disalurkan kepada Rudi Hartono Rp500 juta. Sementara BPUM dari BNI disalurkan secara simbolis kepada Tukini Rp2.400.000 dan Istiana Rp2.400.000.

Penyaluran Paket Kredit Petani Jawa Timur (PKPJ) juga diberikan kepada Ning Warigah Rp25 juta, Moh Daradjad Rp50 juta, Ade Kusuma Rp20 juta, Nur Cholifah Rp40 juta dan Sarjono Rp40 juta. Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Jatim Puspa disalurkan Desa Kalirejo Kecamatan Sumbermalang Rp219.750.000.

Desa Tlogosari Kecamatan Sumbermalang Rp201.375.000, Desa Plalangan Kecamatan Sumbermalang Rp170.000.000, Desa Blimbing Kecamatan Besuki Rp.135.875.000, Desa Widoro Payung Kecamatan Besuki Rp130.625.000, Desa Pesisir Kecamatan Besuki Rp135.875.000, Desa Sumberjo Kecamatan Banyuputih Rp185.625.000, Desa Sumberwaru Kecamatan Banyuputih Rp 149.000.000.

Penerima Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Pemberdayaan BUM Desa disalurkan kepada BUMDes Harapan Kita Desa Olean Kecamatan Situbondo Rp50.000.000, BUMDes Barokah Pendowo Desa Telempong Kecamatan Banyuglugur Rp50.000.000. Selain itu, Gubernur Khofifah juga menyerahkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) dan bantuan masker untuk pendamping desa.

Pada kesempatan itu juga diserahkan bantuan subsidi upah kepada Idari (CV. Kurnia Dharma Sentosa), Acmad Gais Bin Edrus Ali Barga (PT. Tri Mitra Makmur), Kusyandi (PT. Tekad Karya Putera), Budi Supriyanto (PT. Binajasa Abadikarya), dan Moh. Syamsurrizal (BPBD).

Sedangkan penerima program manfaat BPJS Ketenagakerjaan disalurkan kepada Maryani Istri Alm. Budi Harsono Rp45.009.320 dan Etik Martiningsih Istri Alm Kadir Rp61.964.460. Selain itu, Gubernur Khofifah menyerahkan 130 ribu batang bibit kopi kepada Ruslan Joni Kelompok Tani Sumber Pangan sebanyak 30 ribu batang bibit kopi dan Abdul Aziz Kelompok Tani Cempaka sebanyak 100 ribu batang bibit kopi.

Pada kegiatan ini juga diserahkan bantuan jaminan kredit dari Jamkrida kepada Riskiyatin (Lemari Freezer), Berrul Abror Bazori (Mesin Kompresor), Ria Siti Juwita (Lemari Freezer), KPSPAMS Putri Ayu (Mesin Air Jet Pump), dan BPSPAMS Tirta Basuki (Mesin Air Jet Pump).

Kemudian, diberikan pula sebanyak 5.570 sertifikat program strategis nasional, instansi pemerintah dan lembaga keagamaan yang dibagikan secara simbolis kepada 10 penerima, di antaranya Pemkab Situbondo, Yayasan Nurul Manshur, Pemdes Sumberejo, Salim, Saiful Rahman, Misladi, Sulaima, Samiyati, Nawari, dan Anisatuk Arifah.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini