Khofifah Siap Jadi Relawan Pertama Uji Klinis Vaksin Merah Putih

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Surabaya - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyatakan mendukung penuh proses percepatan uji klinis Vaksin Merah Putih buatan Universitas Airlangga

"Jika dalam proses ke depan, Vaksin Merah Putih dapat digunakan sebagai booster maka saya siap menjadi relawan pertama, tetapi jika kemudian syarat uji klinis adalah yang pertama kali mendapat vaksin atau belum divaksin maka membutuhkan relawan yang lain," ucapnya, Selasa (9/11/2021).

Ke depan, kerja sama akan dilaksanakan oleh tiga pihak yang terdiri atas Unair, PT Biotis Pharmaceuticals Indonesia, dan RSUD Dr Soetomo di [Surabaya](https://surabaya.liputan6.com/read/4688879/5-daerah-jatim-ppkm-level-1-khofifah-tetap-waspada "").

Khofifah mengatakan, sejak 12 Oktober lalu, telah disiapkan gazebo khusus di RSUD Dr Soetomo.

Selain itu, dia juga menuturkan bahwa hingga saat ini sudah cukup banyak yang mendaftar sebagai relawan untuk uji klinis vaksin.

"Jadi, tempat untuk uji klinis bagi para relawan adalah di RSUD Dr. Soetomo sehingga kita juga menjadi bagian dalam percepatan pelaksanaan uji klinis Vaksin Merah Putih tahap pertama, tahap kedua, dan tahap ketiga," kata Khofifah.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Berikan Semangat

Khofifah berharap seluruh pihak dapat memberikan semangat untuk proses pengembangan vaksin, terlebih besok bertepatan dengan 10 November.

"Sebagai Ketua Ikatan Alumni Unair, saya bangga dengan Unair yang telah memberikan persembahan terbaik bagi negeri ini untuk memberikan perlindungan dan keselamatan kepada seluruh masyarakat Indonesia. Saya tegaskan kembali bahwa saya akan menjadi orang yang berdiri di depan untuk mendorong suksesnya uji klinik vaksin tahap pertama, kedua, dan ketiga," katanya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel