Khusus Turis Domestik! Bakal Ada Paket Wisata Gratis Vaksin di Bali

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Sandiaga Uno gencar mempromosikan program wisata vaksin ke Bali. Khusus untuk turis domestik, dia menjanjikan program vaksinasi Covid-19 gratis di Bali yang masuk ke dalam paket perjalanan.

"Untuk biaya, tentunya vaksin untuk warga negara Indonesia adalah public goods. Tidak dipungut biaya sama sekali. Jadi vaksin itu nilai tambah," ujar Sandi dalam sesi teleconference, Senin (28/6/2021).

Menurut dia, wisata vaksin ini akan jadi nilai tambah untuk para wisatawan. "Narasinya bukan wisata untuk dapat vaksin. Tapi seandainya kita berwisata di Bali, ini kita bisa tawarkan sebagai nilai tambah,* sambungnya.

Adapun jenis vaksin yang ditawarkan untuk turis domestik dalam program wisata vaksin di Bali adalah Sinovac, dengan skala waktu sekitar 14 hari untuk dua kali penyuntikan.

"Berkaitan dengan jenis vaksin, untuk pola 14 hari itu Sinovac. Tapi Astra Zeneca sedang disusun, karena itu perlu 11-12 minggu," terang Sandiaga Uno.

Khusus untuk wisatawan mancanegara, Gubernur Bali I Wayan Koster melontarkan, program wisata vaksin ini tidak akan mengambil jatah vaksinasi gratis milik masyarakat umum.

"Saat Bali dibuka kembali, kita juga buka untuk wisatawan mancanegara dengan vaksin gotong royong dan mandiri, yang tak akan ambil porsi vaksin gratis masyarakat," tegas dia.

Turis Asing

Pantai Kuta, Bali. (Bola.com/Pixabay)
Pantai Kuta, Bali. (Bola.com/Pixabay)

Tak hanya vaksinasi, Wayan menambahkan, turis asing juga akan diberikan swab antigen dalam kurun waktu 1x24 jam, khususnya jika yang bersangkutan ingin kembali ke negara asalnya.

Selain itu, Pemerintah Provinsi Bali juga sudah bersiaga menerapkan protokol kesehatan ketat dan standar Kebersihan, Kesehatan, Keamanan dan Kelestarian Lingkungan (CHSE) bagi sejumlah tempat destinasi wisata, termasuk hotel.

"Skema wisata vaksin ini tentunya terus menerapkan protokol kesehatan ketat, swab antigen negatif 1x24 jam. Dalam pelaksanaannya, wisatawan akan menginap di hotel yang bersertifikat CHSE yang tersebar di 9 kabupaten/kota. Tempat wisata yang dikunjungi juga sudah bersertifikat CHSE," tuturnya.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel