Kiat ciptakan "cash flow" positif untuk keuangan sehat

Setiap orang pasti mendambakan cash flow atau arus kas yang positif untuk keuangannya agar sehat.

Dengan arus kas positif maka nantinya anda bisa lebih mudah mengatur tujuan finansial dan mencapai keinginan dengan lebih cepat.

Perencana keuangan Philip Mulyana membagikan kiatnya bagi masyarakat lebih mudah menciptakan cash flow yang positif.

“Mencatat pengeluaran dan budgeting adalah hal terpenting untuk dilakukan, meskipun banyak yang merasa itu membosankan. Padahal, keduanya menjadi fondasi utama," ujar Philip seperti dikutip dalam siaran pers Bank Jago, Rabu.

Menurutnya mencatat pengeluaran dapat mengingatkan setiap orang untuk menghindari overspending atau pengeluaran berlebih.

Masyarakat juga bisa lebih mudah mengatur uangnya untuk memenuhi kebutuhan, setelah itu baru bisa memenuhi keinginannya.

Hal penting lainnya untuk menciptakan arus kas yang positif dengan mengkategorikan pengeluaran.

Dengan melakukan pemisahan kategori pengeluaran nantinya membantu perencanaan keuangan atau budgeting di kemudian hari.

“Setelah bisa disiplin mencatat pengeluaran dengan baik, maka ini akan sangat membantu kita semua untuk budgeting lebih baik. Selanjutnya, kita tinggal mengikuti budget yang sudah dibuat supaya pengeluaran bisa ditekan turun,” kata Philip.

Philip mengungkapkan perencanaan finansial akan mudah dilakukan setelah mencatat pengeluaran karena masyarakat bisa mengevaluasi kebiasaan berbelanjanya.

Kiat lainnya agar cash flow bisa positif ialah setelah budgeting dilakukan anda tak perlu terlalu ketat mengikuti perencanaan tersebut.

“Kadang kita sudah kasih jatah sekian buat belanja online, tapi ternyata nggak bisa. Nggak masalah, budget mungkin bisa dinaikin sedikit pada bulan depannya. Tapi, review dulu. Budget belanja online mungkin bisa ditambahkan dengan mengambil budget dari kategori pengeluaran lain," ujar Philip.

Dengan menerapkan kebiasaan budgeting seperti ini, maka masyarakat bisa menyeimbangkan kebutuhan hidupnya dan menciptakan keuangan yang sehat.


Baca juga: Pengelolaan keuangan yang baik harus dimulai sedini mungkin

Baca juga: Susah kendalikan diri jadi tantangan pengelolaan keuangan anak muda

Baca juga: Jumlah "sandwich generation" di Indonesia kian meningkat