Kiat Jitu Bangun Bisnis Online di Tengah Krisis Akibat Pandemi Covid-19

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta- Kenyataan bahwa pandemi COVID-19 menyebabkan banyak orang kehilangan pekerjaan dan mengalami kesulitan perekonomian rasanya sudah menjadi hal yang sangat biasa saat ini. Begitu pula dengan usaha ritel, pertokoan, hingga jasa yang juga mengalami penurunan pendapatan.

Namun, di era yang serba canggih dengan kehadiran teknologi, setidaknya para pengusaha UMKM dan pebisnis lainnya masih memiliki harapan untuk terus beroperasi. Semua orang kini dapat dengan mudah berbisnis online untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari hingga kepentingan barang mewah sekalipun.

Berbagai platform digital, seperti media sosial, e-commerce, atau marketplace lainnya juga kini dapat membantu para pengusaha kecil ataupun mereka yang baru ingin memulai usaha untuk dapat membangun bisnisnya secara digital. Terlebih, saat ini peluang bisnis di era digital sangat digemari masyarakat sebagai konsumen yang memilih berbelanja secara daring dari rumah dikarenakan kondisi pandemi yang tak kunjung mereda.

Pipit Indrawati, Merchant Education Senior Lead Tokopedia, dalam workshop “Kiat Sukses Membangun Bisnis di Tengah Pandemi”, Jumat, 13 November 2020, menyampaikan bahwa platform digital dapat membantu pegiat usaha lokal, khususnya UMKM untuk tetap menjalankan bisnis masing-masing.

“Tokopedia konsisten mengakselerasi adopsi platform digital ini agar bisnis yang masih sepenuhnya dikelola luring dapat tetap beroperasi di tengah pandemi lewat kanal daring,” ujarnya. Ia menyampaikan bahwa siapa pun dapat memperoleh peluang yang sama untuk mengelola bisnis secara daring, salah satunya melalui marketplace. Dengan platform digital, membuka toko dapat lebih mudah, gratis, di mana dan kapan saja.

Membangun bisnis melalui platfrom digital memang bukanlah perkara sulit seprti membangun toko fisik yang tetunya juga perlu modal lebih besar. Namun, pengusaha daring harung pintar-pintar mengusun strategi pemasaran hingga memberi pelayanan yang baik bagi pelanggang. Oleh karena itu, perlu tips khusus dalam membangun bisnis online, khususnya di tengah pandemi. Berikut kiat sukses ala Tokopedia yang sempat disampaikan Pipit.

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

1. Menentukan Produk

bisnis online | pexels.com/@olly
bisnis online | pexels.com/@olly

Satu hal yang paling penting saat ingin membuka bisnis adalah menentukan produk apa yang akan dijual. Produk tersebut dapat berupa hasil kerajinan tangan, menjual produk orang lain (reseller), ataupun menerapkan sistem pemesanan (pre-order).

Beberapa contoh bisnis yang berkembang di kala pandemi adalah mereka yang hadir untuk memenuhi kebutuhan pasar. Misalnya, dengan menjual masker kain, hand sanitizer, disinfektan, dan lainnya. Tanpa produk dan alur kerja yang jelas, bisnis pun tidak akan berjalan mulus.

2. Manfaatkan Marketplace

Pipit mengungkapkan bahwa penjual yang memanfaatkan marketplace dapat mengakses pasar yang lebih luas. Marketplace jugalah yang membantu menjaga kelangsungan bisnis itu sendiri karena biasanya memiliki pengguna bulanan.

Di Tokopedia misalnya yang telah menjangkau 98 persen kecamatan di Indonesia. Situs dan aplikasinya juga telah dikunjungi lebih dari 100 pengguna aktif bulanan hingga saat ini.

3. Kembangkan Branding

Branding dan marketing bantu bisnis kembangkan bisnis online
Branding dan marketing bantu bisnis kembangkan bisnis online

Branding menjadi penting karena berperan sebagai penentu identitas sebuah produk atau bisnis itu sendiri. Dimulai dari menentukan target pasar atau audiens, nama produk dan toko, fokus atau karakter, serta logo juga slogan yang akan digunakan untuk berbisnis. Inilah yang akan menjadi ciri khas pembeda antara produk bisnis satu dengan produk bisnis lainnya.

Agar sebuah bisnis dapat bersaing dengan bisnis serupa lainnya, maka harus menggunakan dan mengelola strategi branding yang tepat pula. Identitas produk yang unik dam berbeda dapat membuatnya mampu bersaing dan bertahan di pasar dalam jangka waktu lebih lama.

4. Jangan Lupakan Pemasaran

Lakukanlah pemasaran sesuai dengan target pasar yang telah ditetapkan sebelumnya. Misalnya dengan memanfaatkan media sosial untuk melakukan promosi, memberi diskon atau voucher pada pelanggan mempercantik tampilan laman toko online, iklan, rilisan spesial, dan berbagai upaya pemasaran lainnya.

5. Berikan Pelayanan Berkesan

Karlina Kurniawati, pemilik bisnis online Avocadron, (dok. Tokopedia)
Karlina Kurniawati, pemilik bisnis online Avocadron, (dok. Tokopedia)

Hal penting lainnya yang wajib dilaksanakan adalah memberikan pelayanan yang terbaik serta mengesankan bagi pelanggan Anda. Pipit mengungkapkan bahwa kunci meraih kesuksesan berbisnis di era digital adalah dengan memberikan pelayanan terbaik sesuai dengan kebutuhan pelanggan.

Salah satunya dengan memperhatikan kecepatan membalas pesan si calon pembeli, gunakan pula kalimat yang ramah dan sopan, perhatikan kualitas pesan yang dikirimkan dan usahakan selalu bersikap proaktif. Penting juga untuk memastikan produk yang dikirimkan lolos uji kualitas dan penting juga menyelesaikan pengiriman lebih cepat.

Inilah yang dilakukan oleh salah satu pemilik bisnis daring avokad mentega, Avocadron, Karlina Kurniawati, yang juga turut hadir sebagai pembicara workshop. “Kepuasan pelanggan adalah hal utama menjalankan bisnis Avocadron, maka kami selalu berusaha memberikan layanan dan produk terbaik sehingga dapat menjaga kepercayaan pelanggan,” ungkap Karlina. (Brigitta Valencia Bellion)

Infografis Sinyal Resesi dan Antisipasi Indonesia. (Liputan6.com/Triyasni)
Infografis Sinyal Resesi dan Antisipasi Indonesia. (Liputan6.com/Triyasni)

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: