Kickoff Liga 1, Pemerintah Diminta Dengarkan Aspirasi Suporter

·Bacaan 1 menit

VIVA – Kompetisi Liga 1 2021 mulai kick off pada hari ini, 27 Agustus 2021. Pertandingan pembuka liga akan dijalani Bali United kontra Persik Kediri yang dihelat di Gelora Bung Karno (GBK), pukul 19.00 WIB.

Terkait hal itu Perkumpulan Indonesia Muda (PIM) berharap kepada para pemangku kepentingan sepakbola nasional mendengarkan aspirasi masyarakat, khususnya organisasi-organisasi supporter.

“Persepakbolaan nasional merupakan ekosistem yang didalamnya terdapat berbagai unsur: pemerintah, PSSI, pemilik klub, pengamat, para pemain, serta organisasi-organisasi suporter yang antara satu unsur dengan lainnya tidak terpisahkan,” ujar Ketua PIM, Yhodhisman Soratha, melalui keterangan resminya.

Oleh karena itu, menurut pria yang akrab dipanggil Odis ini, PIM sedang melakukan upaya untuk membangkitkan lagi gairah dunia sepakbola tanah air yang juga terimbas Pandemi COVID-19 selama satu setengah tahun ini.

“PIM sedang menginisiasi sarasehan organisasi-organisasi suporter klub-klub sepakbola nasional. Sarasehan ini dilakukan dalam rangka menyegarkan kembali kelesuan dunia sepakbola,” imbuh Yhodis.

Sementara itu, Ketua Umum Jak Mania, Diky Soemarno dalam pernyataannya di di kanal Youtube Perkumpulan Indonesia Muda (PIM Media) mengatakan, Pandemi Covid-19 ini juga berdampak pada suporter sepakbola.

“Bagi suporter, ini merupakan siksaan yang paling berat, yaitu nggak bisa nonton masuk ke stadion langsung,” ujar Diky.

Pernyataan ketua Jak Mania itu diamini oleh Ketua Viking, Herru Joko. Menurutnya harapan sebagai suporter bola adalah digelarnya kompetisi. Namun, ia memandang kondisi hari ini harus menyadari keadaan.

“Semua harus menyadari keadaan, harus menjaga bersama-sama, Viking akan berusaha mentaati aturan yang ditetapkan penyelenggara, kami harap liga ini sampai beres” tutur Herru.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel