Kilang Balongan Terbakar, PLN Padamkan 9 Gardu Listrik

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Kebakaran kilang minyak PT Pertamina RU VI Balongan di Kabupaten Indramayu, pada 29 Maret 2021 dini hari, berdampak pada pemadaman 9 gardu distribusi listrik PLN di wilayah tersebut.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi PLN Agung Nugraha mengatakan, awalnya 10 gardu distribusi mengalami pemadaman akibat kebakaran Kilang Balongan.

Sampai dengan pukul 08.00 WIB, sebanyak 1 Gardu Distribusi yang sudah di normalkan kembali dengan terlebih dahulu memastikan bahwa kondisi benar benar aman. Dari data PLN kebakaran tersebut 1.078 pelanggan terdampak 1.018 yang masih belum berhasil di operasikan.

“Kami turut prihatin dengan apa yang terjadi saat ini," kata Agung, di Jakarta, Senin (29/3/2021).

PLN langsung mengupayakan manuver jaringan dan menerjunkan 17 personil yang terdiri pegawai dan petugas pelayanan teknis. Selain itu juga melakukan upaya pengamanan aset PLN. Lokasi saat ini juga sedang di jaga oleh aparat demi keamanan bersama mencegah jika terjadi hal yang membahayakan seperti ledakan susulan.

"Kami terus akan mengupayakan penormalan jaringan dan bekerjasama dengan pemerintah dan aparat agar listrik kembali menyala, beberapa lokasi memang masih di jaga petugas jarak yang diperbolehkan radius 3 kilometer” ujarnya.

Bagi Pelanggan yang ingin mengetahui informasi kondisi kelistrikan Jawa Barat, pelanggan dapat mengakses informasi layanan dan pengaduan, pelanggan dapat menggunakan Aplikasi New PLN Mobile yang diunduh melalui Google Playstore atau AppStore, maupun melalui Contact Center PLN 123 yang dapat diakses 24 Jam setiap harinya.

Masih Investigasi, Bos Pertamina Belum Tahu Penyebab Kebakaran Kilang Balongan

Sebuah mobil melintas sebagai kepulan asap dari kebakaran yang melanda Kilang Pertamina Balongan di Indramayu, Jawa Barat, Senin (29/3/2021). Ratusan orang dievakuasi dari desa terdekat setelah kebakaran besar terjadi di kilang tersebut. (AP Photo)
Sebuah mobil melintas sebagai kepulan asap dari kebakaran yang melanda Kilang Pertamina Balongan di Indramayu, Jawa Barat, Senin (29/3/2021). Ratusan orang dievakuasi dari desa terdekat setelah kebakaran besar terjadi di kilang tersebut. (AP Photo)

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati belum mengetahui penyebab pasti kebakaran Kilang Balongan di Indramayu, Jawa Barat. Dia mengatakan, hingga kini pihaknya masih memfokuskan tindakan untuk pemadaman api.

"Penyebabnya belum kita ketahui pasti, sampai saat ini masih investigasi dibantu pihak-pihak berwenang. Fokus kami hari ini menyelesaikan kondisi darurat di lapangan," ujar Nicke, Jakarta, Senin (29/3).

Nicke mengatakan, kebakaran terjadi pada pukul 00.45 WIB di tangki T301 area Kilang Balongan. Untuk meminimalisir penyebaran ke area lain, Pertamina melakukan normal shut down.

"Pada jam 00.45 dini hari tadi terjadi insiden kebakaran di tangki T301 di area Kilang Balongan dan untuk antisipasi agar tidak menjalar area lain, maka kami langsung normal shut down sehingga dipastikan ada pengendalian arus minyak dan mencegah perluasan kebakaran," jelasnya.

Pertamina terus berupaya berkoodinasi dengan pihak-pihak lain agar kebakaran dapat segera teratasi. Dalam rangka mempercepat pemadaman api, Pertamina telah melakukan pedinginan di sekitar lokasi kebakaran kilang balongan.

"Kami berkoordiasi dengan seluruh pihak internal dan eksternal di pusat dan daerah. Dengan pihak kepolisian, Bupati Indramayu dan BPBD. Kondisi terkini, api telah dilokalisir di sekitar tangki ada tanggul," jelasnya.

"Kami terus berupaya memastikan api tidak menjalar ke area lain. Untuk mencegah, kami melakukan pendinginan di area sekitar, mengerahkan 10 mobil kebakaran dari Pertamina dan pemda Cirebon dan Indramayu," tandasnya.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: