Kilas Balik: Perjalanan Brasil dan Jerman Hingga Bertanding Ketat di Final Olimpiade Rio 2016

·Bacaan 4 menit

Bola.com, Jakarta - Sepak bola merupakan cabang olahraga yang dinanti-nanti para penggemarnya pada ajang Olimpiade Tokyo 2020. Pasalnya, cabang olahraga ini menghadirkan negara-negara kelas dunia yang akan dipertandingkan untuk menjadi yang terbaik di dunia.

Terdiri dari 16 negara, tim nasional dari berbagai negara akan melaksanakan tiga pertandingan sebelum melaju ke babak perempat final.

Dari 16 negara yang berpartisipasi, Grup D sepak bola Olimpiade Tokyo akan mempertemukan dua tim hebat dunia. Pasalnya Brasil satu grup dengan Jerman.

Brasil dan Jerman pernah ditemukan pada ajang Olimpiade Rio 2016 silam, Yuk kita ulas perjalanan mereka sampai bertemu di babak final pada pesta olahraga dunia terakhir itu.

Perjalanan di Fase Grup

Striker Brasil, Gabriel Barbosa (tengah) mencetak gol ke gawang Denmark, pada laga pamungkas Grup A cabang sepak bola Olimpiade Rio 2016, di Stadion Arena Fonte Nova, Salvador, Kamis (11/8/2016) pagi WIB. Brasil lolos ke babak perempat final, dan akan ber
Striker Brasil, Gabriel Barbosa (tengah) mencetak gol ke gawang Denmark, pada laga pamungkas Grup A cabang sepak bola Olimpiade Rio 2016, di Stadion Arena Fonte Nova, Salvador, Kamis (11/8/2016) pagi WIB. Brasil lolos ke babak perempat final, dan akan ber

Seperti diketahui, dalam Olimpiade 2016, Brasil yang berstatus sebagai tuan rumah berada di Grup A bersama dengan Denmark, Irak, dan Afrika Selatan.

Kala itu, Brasil memperoleh hasil imbang dari dua pertandingan pertamanya saat melawan Afrika Selatan dan Irak. Namun, dalam laga terakhir, Brasil sukses membantai Denmark dengan skor 4-0, di mana Gabriel Barbosa mencetak brace, dan dua gol sisanya dicetak oleh Gabriel Jesus dan Luan.

Sementara itu, Jerman memulai perjalannya di Olimpiade 2016 berada di Grup C bersama Korea Selatan, Meksiko, dan Fiji.

Sama halnya dengan Brasil, Jerman pun mengawali dua pertandingannya dengan hasil imbang 2-2 saat menghadapi Meksiko dan 3-3 saat menghadapi Korea Selatan.

Meskipun begitu, Der Panzer sukses lolos fase grup setelah finis pada posisi kedua ketika membantai Fiji dengan skor telak 10-0 melalui quintrick Petersen, Hattrick Meyer, dan brace dari Gnabry.

Jerman Mengganas di Babak Perempat Final

Gelandang Jerman, Julian Brandy (kanan) berusaha melewati tekel pemain Portugal, Andre, pada laga perempat final cabang sepak bola Olimpiade Rio 2016, di Stadion Mane Garrincha, Brasilia, Minggu (14/82016) dini hari WIB. Brandt menjadi bintang pada pertan
Gelandang Jerman, Julian Brandy (kanan) berusaha melewati tekel pemain Portugal, Andre, pada laga perempat final cabang sepak bola Olimpiade Rio 2016, di Stadion Mane Garrincha, Brasilia, Minggu (14/82016) dini hari WIB. Brandt menjadi bintang pada pertan

Merasa termotivasi setelah berhasil membantai Fiji di fase grup, Jerman melanjutkan tren positif lewat kemenangan telak atas Portugal dengan skor telak.

Jerman membantai Portugal dengan skor 4-0, di mana Gnabry, Ginter, Selke, dan Max mencetak masing-masing satu gol.

Sementara itu, Brasil berhasil meraih kemenangan 2-0 atas Kolombia melalui gol pembuka dari Neymar pada menit ke-12 dan digandakan oleh Luan pada menit ke-83.

Dengan kemenangannya di babak perempat final, mereka akhirnya melaju ke semifinal cabor sepak bola Olimpiade 2016.

Giliran Tuan Rumah yang Unjuk Gigi

Pemain Brasil, Luan, berusaha melewati pemain Honduras, Marcelo Pereira pada laga perempat final Olimpiade 2016 di Stadion Maracana, Rio de Janeiro, Brasil, Rabu (17/8/2016). (EPA/Javier Etxezarreta)
Pemain Brasil, Luan, berusaha melewati pemain Honduras, Marcelo Pereira pada laga perempat final Olimpiade 2016 di Stadion Maracana, Rio de Janeiro, Brasil, Rabu (17/8/2016). (EPA/Javier Etxezarreta)

Ingin mengikuti jejak Jerman, Brasil akhirnya menunjukkan taringnya di babak semifinal Olimpiade 2016 saat berhadapan dengan Honduras.

Bermain di Stadion Maracana, Tim Samba berhasil mengalahkan Honduras dengan skor 6-0. Saat itu, Neymar mencetak gol tercepat dalam sejarah Olimpiade, yakni hanya dalam tempo waktu 15 detik.

Tak berlangsung lama, Gabriel Jesus mencetak dua gol tambahan bagi Tim Samba. Skor makin bertambah ketika Marquinhos mencetak gol pada menit ke-51. Pada babak kedua, gol dicetak oleh Luan pada menit ke-79 sebelum akhirnya ditutup oleh Neymar melalui gol dari titik putih.

Sementara itu, Jerman berhasil meraih kemenangan dengan skor 2-0 saat melawan Nigeria di Arena Corinthians, Sao Paulo.

Gol tersebut dibuka oleh Klostermann pada menit kesembilan. Keunggulan tersebut bertahan sampai babak pertama berakhir. Pada babak kedua, Petersen berhasil menyarangkan golnya pada menit-menit akhir pertandingan, yakni pada menit ke-89.

Kemenangan yang Mengharukan

Aksi Neymar melakukan selebrasi  mengikuti gaya Usain Bolt setelah memastikan medali emas pada final sepak bola melawan Jerman di Stadion Maracana, Rio de Janeiro, (21/8/2016) dini hari WIB. (AFP/Martin Bernetti)
Aksi Neymar melakukan selebrasi mengikuti gaya Usain Bolt setelah memastikan medali emas pada final sepak bola melawan Jerman di Stadion Maracana, Rio de Janeiro, (21/8/2016) dini hari WIB. (AFP/Martin Bernetti)

Sebagai tim terkuat di masing-masing benua, akhirnya kedua tim bertemu di final sepak bola Olimpiade 2016 yang diselenggarakan di Stadion Maracana.

Pada awal pertandingan, Brasil mendominasi pertandingan. Beberapa peluang sempat meleset. Namun, Neymar berhasil mencetak gol melalui tendangan bebas setelah dilanggar oleh Sven Bender pada menit ke-27.

Setelah gol itu, giliran Jerman yang mendominasi pertandingan. Namun, dari beberapa kesempatan, tidak ada tambahan gol sampai peluit tanda berakhirnya babak pertama.

Pada babak kedua, Jerman berhasil menyeimbangkan keadaan melalui satu gol yang dicetak oleh Meyer pada menit ke-59. Merasa terancam, Brasil akhirnya berupaya kembali untuk mencetak gol.

Jerman juga melakukan hal yang sama agar tidak 'kecolongan'. Namun, kedua kubu tidak berhasil mencetak gol. Akhirnya extra time pun dilaksanakan.

Meski masing-masing kubu mempunyai kesempatan emas pada babak extra time, tidak ada satupun gol yang disarangkan. Akhirnya karena babak extra times selesai tanpa perubahan, pertandingan dilanjutkan ke babak adu penalti.

Baik Brasil maupun Jerman berhasil menyarangkan masing-masing 4 gol. Namun, pada penalti kelima, Petersen (Jerman) gagal mencetak gol setelah Weverton berhasil menebak arah tendangannya.

Akhirnya momen mendebarkan tersebut terhenti setelah Neymar melesatkan tembakannya ke arah kanan, di mana Horn gagal membaca arah tendangannya.

Dengan penuh keharuan, akhirnya Brasil memenangkan medali emas di tanah sendiri. Tidak hanya itu, Brasil sukses mendapatkan medali emas perdananya dalam sejarah Olimpiade.

Pada ajang Olimpiade Tokyo 2020 kali ini, akankah Brasil meraih medali emas keduanya dalam sejarah? Hal tersebut tidak akan mudah karena Jerman berada pada satu grup dengan mereka. Patut kita tunggu keseruan pertandingan di antara kedua tim.

Yuk dukung tim sepak bola kebanggaanmu bertanding dengan menyaksikan live streaming Olimpiade Tokyo 2020 yang akan disiarkan melalui platform Vidio.

Sumber: Wikipedia

Penulis: Andrya Nabil (Vidio)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

Papan tanda Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo 2020 ditampilkan di lobi kedatangan internasional di Bandara Narita, Tokyo, Kamis (15/7/2021). Upacara pembukaan Olimpiade Tokyo akan digelar pada 23 Juli 2021 dan berakhir pada 8 Agustus 2021. (AP Photo/Kiichiro Sato)
Papan tanda Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo 2020 ditampilkan di lobi kedatangan internasional di Bandara Narita, Tokyo, Kamis (15/7/2021). Upacara pembukaan Olimpiade Tokyo akan digelar pada 23 Juli 2021 dan berakhir pada 8 Agustus 2021. (AP Photo/Kiichiro Sato)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel