KILAS NUSANTARA: Viral Video Wali Mempelai Tendang Calon Menantunya Saat Akad Nikah

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Video wali nikah menendang mempelai pria saat akan pernikahan viral di media sosial. Usut punya usut, video tersebut terjadi di Kota Bima, NTB. Dalam video tersebut terlihat wali nikah pria berinisial K (54) dan calon menantunya AH (17). Dengan berbalut jas hitam, K awalnya menjabat tangan AH, dan akad nampaknya akan berjalan normal. Namun tiba-tiba ada suara perempuan yang membuat proses akad nikah terhenti dan K saat itu menendang calon menantu yang ada di hadapannya.

Kasi Humas Polres Kota Bima, Iptu Jufri saat dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa dalam video tersebut. Jufri mengatakan, tendangan itu dilakukan K lantaran mendengar kata-kata tak enak dari keluarga mempelai pria. Meski sempat tertunda, akad nikah tersebut akhirnya terlaksana. Belakangan diketahui keluarga mempelai pria datang terlambat datang hingga enam jam dari waktu yang sudah disepakati.

Viral Video Pria Berseragam ASN Robohkan Reklame

Forum Liputan6
Forum Liputan6

Video seorang pria berseragam ASN mengamuk merobohkan papan reklame di Banjarnegara viral di media sosial. Belakangan diketahui, pria tersebut merupakan Kepala Desa Kalilunjar, Banjarmangu, Banjarnegara, atas nama Slamet Rahardjo. Saat dikonfirmasi, Slamet mengakui dirinya yang ada dalam video viral berdurasi 46 detik tersebut. Slamet hanya kesal, reklame-reklame itu yang menyebabkan gangguan listrik di wilayah sekitar. Saat hujan lebat, sering terjadi korsleting, sehingga harus dirobohkan.

Slamet juga mengatakan, reklame itu tidak berizin lantaran tidak ada label tanda bayar pajak. Dirinya juga sudah berkoordinasi dengan pihak Satpol PP yang mengatakan kalau tidak ada izin bisa langsung dicabut. Video aksi Kades Slamet itu sempat viral di media sosial dan mengundang banyak respons warganet.

Viral Video Aksi Balap Liar Tutup Jalan hingga Macet Panjang

balap liar thumbnail
balap liar thumbnail

Video balap liar sekelompok pemuda di Karawang viral di media sosial. Dalam video berdurasi 5 detik itu terlihat sekelompok pemuda menutup jalan untuk arena balap hingga menyebabkan kemacetan. Terkait hal itu, Kepala Urusan pembinaan Operasi (KBO) Lantas Polres Karawang Iptu Anwar mengatakan, usai mengetahui hal itu saat itu juga pihaknya langsung melakukan pemeriksaan dan mengejar pelaku balap liar. Namun sayang, para pelaku balap liar sudah tak ada di lokasi saat petugas datang.

Di lokasi polisi sempat mengamankan 7 orang saksi, namun lantaran tak cukup bukti, semuanya dipulangkan. Agar peristiwa dalam video viral tersebut tidak terulang, Anwar akan menggelar patrol dan pengawasan di lokasi tersebut.

Simak juga video pilihan berikut ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel