Kimia Farma Raup Penjualan Rp 5,55 Triliun pada Semester I 2021

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - PT Kimia Farma Tbk (KAEF) membukukan kinerja positif sepanjang semester I 2021. Perseroan mencatat pertumbuhan penjualan dan laba bersih 2021.

Mengutip laporan keuangan yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (24/9/2021), PT Kimia Farma Tbk mencatat penjualan bersih tumbuh 18,57 persen menjadi Rp 5,55 triliun pada semester I 2021. Pada periode semester I 2020, perseroan meraup penjualan Rp 4,68 triliun.

Sementara itu, beban pokok penjualan naik dari Rp 2,89 triliun pada semester I 2020 menjadi Rp 1,86 triliun pada semester I 2021. Laba bruto naik tipis 3,97 persen menjadi Rp 1,86 triliun pada 30 Juni 2021 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 1,78 triliun.

Perseroan mencatat beban usaha naik dari Rp 1,51 triliun pada semester I 2020 menjadi Rp 1,55 triliun pada semester I 2021. Pendapatan lain-lain turun menjadi Rp 56,64 miliar pada semester I 2021 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 94,44 miliar.

Laba usaha tercatat turun 1,99 persen dari Rp 365,03 miliar pada semester I 2020 menjadi Rp 357,75 miliar pada semester I 2021. Beban keuangan turun menjadi Rp 288,40 miliar pada semester I 2021 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 293,2 miliar.

Dengan melihat kondisi itu, laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik 18,57 persen menjadi Rp 57,60 miliar pada semester I 2021 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 48,57 miliar.

Laba per saham dasar yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik menjadi 9,61 pada semester I 2021 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 8,75.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Total Ekuitas

Ilustrasi Laporan Keuangan. Unsplash/Austin Distel
Ilustrasi Laporan Keuangan. Unsplash/Austin Distel

Total ekuitas naik menjadi Rp 7,11 triliun pada 30 Juni 2021 dari periode Desember 2020 Rp 7,10 triliun. Total liabilitas naik menjadi Rp 10,66 triliun pada 30 Juni 2021 dari Desember 2020 sebesar Rp 10,45 triliun.

Aset naik menjadi Rp 17,78 triliun pada 30 Juni 2021 dari Desember 2020 sebesar Rp 17,56 triliun. Perseroan kantongi kas dan setara kas sebesar Rp 624,30 miliar pada 30 Juni 2021.

Gerak Saham KAEF

Pengunjung melintas di papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Jakarta, Rabu (15/4/2020). Pergerakan IHSG berakhir turun tajam 1,71% atau 80,59 poin ke level 4.625,9 pada perdagangan hari ini. (Liputan6.com/Johan Tallo)
Pengunjung melintas di papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Jakarta, Rabu (15/4/2020). Pergerakan IHSG berakhir turun tajam 1,71% atau 80,59 poin ke level 4.625,9 pada perdagangan hari ini. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Pada perdagangan Jumat, 24 September 2021 pukul 10.53 WIB, saham KAEF stagnan di Rp 2.340 per saham. Saham KAED dibuka melemah 10 poin ke posisi Rp 2.330 per saham.

Saham KAEF berada di level tertinggi Rp 2.350 dan terendah Rp 2.330 per saham. Total frekuensi perdagangan 205 kali dengan volume perdagangan 1.998. Nilai transaksi Rp 468,7 juta.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel