Kinerja BTEL Kinclong Berkat Transformasi

·Bacaan 3 menit

VIVA – PT Bakrie Telecom Tbk atau BTEL optimistis akan terus bertumbuh di masa mendatang dengan terus fokus pada pengembangan bisnis yang bukan hanya pada bidang komunikasi, namun juga merambah ke bidang teknologi yang sudah dirintis sejak awal tahun lalu.

Direktur Utama BTEL Harya Mitra Hidayat meyakini bahwa bisnis perusahaan mampu berkembang dengan baik ke depannya. Untuk dapat menjalankan seluruh kegiatan usaha, BTEL menambah jumlah tenaga profesional sesuai dengan kebutuhan pengembangan kompetensi yang dibutuhkan supaya bisa terus bersaing.

“Kami akan terus memperkuat organisasi perusahaan karena keyakinan akan kuatnya prospek pertumbuhan bisnis yang kami kembangkan saat ini," kata dia, usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bakrie Telecom Tbk, Kamis, 26 Agustus 2021.

Terkait kesulitan yang dihadapi oleh hampir semua industri bisnis, baik nasional maupun global sebagai imbas dari pandemi COVID-19, Harya mengakui menghambat makro ekonomi dan perkembangan dunia usaha secara keseluruhan.

Namun demikian, ia sangat optimis dengan meningkatnya penggunaan transaksi online dan technology driven activities lainnya membuat layanan utama perusahaan, yaitu penyediaan call centre, voice solution, dan layanan solusi bisnis berbasis teknologi memiliki potensi bisnis yang baik.

Harya melanjutkan, kegiatan usaha di sektor komunikasi membuat BTEL terus mengembangkan layanan solusi komunikasi B2B (business to business) bagi beberapa gedung dengan tenant-tenant ternama yang membutuhkan layanan yang konstan, stabil, dan kualitas suara yang terbaik.

Sementara untuk layanan call centre, fleksibilitas dalam penambahan fitur layanan bagi pelanggan korporasi adalah kekuatan untuk mampu terus memberi layanan terbaik dan berkompetisi dengan penyedia layanan call centre lainnya.

Kegiatan usaha layanan solusi berbasis teknologi merupakan salah satu prioritas pengembangan bisnis yang lagi dijalankan BTEL, di mana beberapa di antaranya telah komersialisasi serta menunjukan potensi bisnis yang sangat prospektif.

Melalui anak usahanya, salah satu kegiatan bisnis BTEL yang menunjukan prospek sangat baiK adalah penyediaan solusi bisnis berbasis teknologi untuk industri digital media agency.

"Kami memiliki competitive advantage yang unik, di mana pemegang saham juga memiliki kegiatan bisnis di bidang media membuat positioning BTEL dalam menyediakan solusi bisnis di industri digital media agency jadi semakin kuat," tegas Harya.

Kegiatan bisnis berbasis teknologi lainnya adalah penyediaan solusi bisnis berbasis teknologi untuk industri transportasi. Pemegang saham BTEL telah memiliki kerja sama untuk menyediakan kendaraan listrik bagi transportasi massal.

Bakrie Telecom, lanjut Harya, menjadi penyedia perangkat teknologi untuk kendaraan listrik, baik hardware maupun software. Di samping menjalankan kegiatan bisnis di bidang telekomunikasi dan solusi berbasis teknologi, BTEL juga menjalankan kegiatan usaha sebagai penyedia dan/atau pengelola infrastruktur Digital Terrestrial Broadcasting dalam industri penyiaran TV.

"Alih teknologi penyiaran dari basis analog menjadi basis digital telah dimulai pemerintah pada Agustus 2021. Saat ini kami telah bekerja sama dengan pihak terkait untuk mengelola, mengoperasikan, serta memelihara infrastruktur Digital Terrestrial Broadcasting," jelas dia.

Soal kinerja keuangan, Harya menyebut BTEL menunjukan pertumbuhan yang solid pada semester I 2021, di mana pendapatan, laba bersih, dan EBITDA melonjak masing-masing 179 persen, 402 persen serta 42 persen, dari periode yang sama tahun lalu.

Pertumbuhan yang signifikan tersebut merupakan buah hasil dari transformasi penambahan bisnis yang awalnya fokus kepada penyedia layanan komunikasi, kini menjadi penyedia layanan solusi bisnis berbasis teknologi.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel