Kinerja Vaksinasi Covid-19 Nasional Lebih Baik Dibanding Global

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan, program vaksinasi Covid-19 yang digelar oleh pemerintah jauh lebih baik jika dibandingkan dengan angka global. Hal tersebut tercerim dari dari presentase kasus aktif harian Covid-19 yang jauh lebih rendah dari negara-negara dunia.

"Namun kami memilih sedikit kepastian dalam meningkatkan tingkat vaksin, kami berhasil memberikan kinerja yang lebih baik dari kinerja global," kata Airlangga dalam sebiah acara webinar, Senin (12/4/2021).

Airlangga mengatakan, perbaikan program vaksinasi dilakukan pemerintah juga membuat Indonesia menjadi negara dengan jumlah vaksin tertinggi. Padahal, Indonesia sendiri bukan sebagai negara produsen vaksin Covid-19.

"Indonesia menduduki peringkat global dalam hal jumlah vaksin orang tertinggi, padahal tidak termasuk negara penghasil vaksin," ujarnya.

Dia berharap dengan berbagai capaian vaksinasi ini, pemulihan ekonomi terjadi di Tanah Air pun semakin cepat. Seperti diketahui, pada tahun ini pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 4,3 persen sampai dengan 5,5 persen.

"Dan (diharapkan) tingkat pemulihan ekonomi lebih tinggi," tandasnya.

Reporter: Dwi Aditya Putra

Sumber: Merdeka.com

Vaksinasi COVID-19 per 11 April 2021, Pukul 12.00 : Penerima Dosis Pertama Capai 10.037.754

Pengemudi Gojek melakukan vaksin di Surabaya, Jawa Timur (27/03/2021). Allianz Life Syariah berkolaborasi dengan Halodoc dan Gojek Indonesia menyediakan Pos Pelayanan Vaksinasi COVID-19 guna mendukung pemerintan dalam program percepatan vaksinasi. (Liputan6.com/Pool)
Pengemudi Gojek melakukan vaksin di Surabaya, Jawa Timur (27/03/2021). Allianz Life Syariah berkolaborasi dengan Halodoc dan Gojek Indonesia menyediakan Pos Pelayanan Vaksinasi COVID-19 guna mendukung pemerintan dalam program percepatan vaksinasi. (Liputan6.com/Pool)

Sebanyak 10.037.754 orang di Indonesia telah menerima vaksinasi COVID-19 dosis pertama, sementara 5.096.252 orang telah mendapatkan suntikan vaksin dosis kedua.

Dari target sasaran vaksinasi lansia, pelayan publik, dan tenaga kesehatan yang mencapai 40.349.051, ini berarti sebanyak 24,88 persen telah menerima dosis pertama dan 12,63 persen telah mendapat suntikan kedua.

Data ini merupakan jumlah penerima vaksin COVID-19 yang dibagikan Kementerian Kesehatan di akun Twitter resminya pada Minggu (11/4/2021) dan tercatat hingga pukul 12.00 siang.

Pada kelompok SDM Kesehatan, jumlah penerima vaksinasi pertama mencapai 1.453.629 dan penerima vaksin kedua sebanyak 1.311.244. Angka ini berarti 98,97 persen untuk dosis pertama dan 89,28 persen untuk dosis kedua dari target sebesar 1.468.764.

Di kelompok petugas publik, sebanyak 6.555.298 orang telah menerima dosis pertama dan sebanyak 3.189.851 telah mendapatkan dosis kedua. Ini berarti 37,83 persen untuk dosis pertama dan 18,41 persen untuk dosis kedua dari target 17.327.169 orang.

Pada kelompok lansia, sebanyak 2.028.100 orang telah menerima dosis pertama dan 595.157 yang telah menerima suntikan vaksin kedua. Ini berarti 9,41 persen untuk dosis pertama dan baru 2,76 persen untuk dosis kedua dari target 21.553.118 lansia.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: