Kioson Rilis Marketplace Produk Digital

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - PT Kioson Komersial Indonesia Tbk kembali melakukan pengembangan dan ekspansi usaha dan bisnisnya.

Kali ini Kioson membentuk anak usaha baru PT Indonesia Super Exchange dan meluncurkan lokaspasar (marketplae) produk digital bernama IndoXC.com.

Perusahaan mengatakan, IndoXC.com akan menjadi platform yang menghubungkan seluruh aplikasi digital dengan lebih dari 50.000 SKU produk digital.

Direktur Utama Kioson Reginald Trisna menyebut IndoXC.com hadir untuk melengkapi ekosistem digital Kioson yang telah dibangun sebelumnya.

"IndoXC.com menjadi solusi untuk mengatasi permasalahan interkoneksi yang cenderung lama akibat administrasi yang berbelit-belit," tutur Reginald.

IndoXC.com, kata Reginald, dilengkapi API (Application Programming Interface) yang mudah serta bisa langsung digunakan melalui pendaftaran secara digital yang cepat dan aman.

DXP

Selain mengatasi interkonesi, melalui platform IndoXC semua startup, prinsipal, Digital Xchange Provider (DXP) dapat memiliki akses ke lebih dari 50 ribu SKU produk digital. Para member juga dapat saling bertukar produk digital di platform tersebut.

"Di IndoXC.com, semua pihak bisa menjadi pembeli dan penjual. Pembayaran dan transaksi dilakukan dalam satu platform dengan keamanan terjamin. Tidak cukup sampai di situ, prinsipal yang terhubung dengan IndoXC pun akan diberikan akses penjualan ke lebih dari 3.500 DXP se-Indonesia," ujar Reginald melanjutkan.

GudangPintar.id dan Retail Kita

Sebelumnya, emiten berkode KIOS itu juga meluncurkan GudangPintar.id dan Retail Kita yang menyuguhkan layanan berbasis gudang bagi UMKM.

GudangPintar.id menjadi solusi logistik bagi para mitra warung Kioson untuk memenuhi pesanan pelanggan secara tepat dan cepat. Sementara Retail Kita berperan menghubungkan jalur distribusi antara mitra dengan produsen FMCG.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel