Kiper Liverpool Dapat Ancaman Penganiayaan Hingga 'Kematian'

Liputan6.com, Liverpool - Liverpool harus tersingkir di babak 16 besar Liga Champions usai takluk 2-3 dari Atletico Madrid di Anfield dalam laga leg kedua pada Kamis (12/3/2020) dini hari WIB. The Reds kalah agregat 2-4 dari Atletico.

Pada pertandingan penting itu, kiper Liverpool Adrian tampil buruk setelah melakukan kesalahan. Kiper Spanyol, yang menggantikan Alisson karena cedera, mengalami malam yang buruk setelah dinilai menjadi penyebab gol pertama Atletico Madrid.

Saat itu Adrian yang menghalau bola justru mengarah pada Marcos Llorente, yang kemudian dengan mudah melaju ke depan dan menyelesaikannya dengan tendangan keras melewati kiper.

Gawang Adrian kembali dijebol Llorente dari Alvaro Morata. Gol-gol ini sudah cukup membuat sang juara bertahan tersingkir setelah perpanjangan waktu.

Usai pertandingan Adrian memposting pesan di media sosial. Ia menjawab puluhan pesan kasar dari yang disebut penggemar Liverpool.

Kecewa

Kiper Liverpool, Adrian, saat kebobolan gol pertama Atletico Madrid lewat Marcos Llorente dalam leg kedua 16 besar Liga Champions 2019-2020 di Anfield (12/3/2020). (AFP/Javier Soriano)

"Sangat sedih dan kecewa dengan hasil malam ini, jelas bukan yang kami harapkan. Terima kasih kepada semua penggemar atas dukungannya, kami masih memiliki tujuan besar di depan musim ini.

"[Liverpool] selalu kembali."

Ancaman Penganiayaan

Adrian memang menghadapi banyak pesan bernada ancaman setelah kinerjanya yang buruk pada laga tersebut. Ia mendapat ancaman penganiayaan hingga kematian.

"Jika Anda memiliki moral, jangan pernah bermain untuk LFC lagi, rip kontrak Anda. "Kami tidak ingin melihatmu lagi." Demikian pesan-pesan yang tidak begitu kasar dari fans.

Pelecehan

Kiper Atletico Madrid, Jan Oblak berusaha menipis bola sundulan bek Liverpool Virgil van Dijk pada kedua 16 besar Liga Champions di Anfield, Inggris (11/3/2020). Oblak melakukan sembilan penyelamatan dipertandingan ini dan membawa atletico ke perempat final. (AFP/Paul Ellis)

Untungnya, lusinan penggemar Liverpool lainnya dengan cepat membalas dan mengutuk komentar menjijikkan yang ditujukan kepada kiper Spanyol itu.

Seorang penggemar menulis: "Jika Anda [mengirim pelecehan pribadi], maka Anda bukan penggemar Liverpool dan [itu] memalukan."

Dibela Klopp

Jurgen Klopp mengakui keunggulan Crvena Zvezda setelah Liverpool kalah dengan skor 0-2. (AFP/Pedja Milosavljevic)

Berbicara setelah pertandingan, bos The Reds Jurgen Klopp mengatakan kiper itu tidak bisa disalahkan atas kekalahan tersebut.

"Dia tidak ingin melakukan itu, dia menyelamatkan kita dalam banyak momen ketika dia bermain. Karena dia di sini, dia memiliki penampilan yang super," kata Klopp.

"Kami akan membantunya dengan itu tetapi saya tidak berpikir dia membutuhkannya, jujur ​​saja."