Kiper Madura United Hong Jeong-nam ingin belajar bahasa Indonesia

·Bacaan 1 menit

Kiper Madura United asal Korea Selatan, Hong Jeong-nam, mengaku sangat tertarik belajar bahasa Indonesia sebagai sarana beradaptasi dengan lingkungan barunya dan berinteraksi dengan rekan-rekan satu timnya.

Pemain yang baru pertama kali bermain untuk klub luar Korea Selatan kelahiran Jeju, 21 Mei 1988 itu mengaku senang bergabung dengan Madura United dan merasakan sambutan yang baik dari seluruh skuad Laskar Sape Kerrab.

Hong langsung menikmati latihan bersama skuad kebanggaan masyarakat Madura itu sejak Jumat pekan lalu dan langsung berbaur dengan rekan satu tim lainnya.

Dia berharap dukungan keluarga besar Madura United membuatnya bisa cepat berbahasa Indonesia.

Kesungguhan Hong untuk belajar bahasa Indonesia, diakui oleh pelatih fisik Madura United Sansan Susanpur yang melihatnya menirukan instruksinya baik di dalam maupun luar lapangan.

Baca juga: Teco belum bisa temani penggawa Bali United berlatih

Sansan membenarkan Hong sering kali menirukan instruksi yang diberikannya dalam bahasa Indonesia, seperti saat menghitung ketika "warming-up" atau peregangan.

"Saya sering sekali melihat dia mengikuti saya menghitung, satu, dua, tiga dan seterusnya. Dari itu, kemauan untuk tahu bahasa kami (Indonesia) berarti sangat besar," kata Sansan dalam laman resmi klub, Senin.

Pelatih asal Jawa Tengah tersebut juga menceritakan Hong kerap kali bertanya kepada rekan setimnya mengenai kosa kata dasar yang sering digunakan sehari-hari.

Hong adalah pemain asing terakhir yang direkrut Madura United untuk mengarungi kompetisi BRI Liga 1 musim ini setelah Kim Jin-sung yang hijrah ke Barito Putera.

Kehadiran mantan pemain Incheon Hon FC itu melengkapi stok penjaga gawang Madura United yang diisi Muhammad Ridwan, Fawaid Ansory dan Rizki Kusni, setelah Muhammad Ridho absen untuk pemulihan cedera.

Baca juga: Dragan minta pemain PSIS fokus hadapi Madura United

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel