Kiper Persib Bandung Dukung Sukses Vaksinasi untuk Meminimalisasi Risiko Terinfeksi Covid-19

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Bandung - Di sela bergulirnya kompetisi BRI Liga 1 2021/2022, penjaga gawang Persib Bandung I Made Wirawan hadir dalam kegiatan pemberian vaksin Covid-19 di Gedung Pusdai, Kota Bandung, Jumat (29/10/2021). Kiper pemilik nomor punggung 78 itu mengaku senang dan bangga bisa terlibat dalam kegiatan ini.

Pagi itu, Made mendatangi kegiatan vaksinasi Covid-19 yang digelar Persib bekerja sama dengan Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB), Opportunity International Australia, dan Pemerintah Kota Bandung. Vaksinasi diberikan secara gratis kepada warga Bandung berusia 12 tahun ke atas.

“Kegiatan dari Persib ini sangat positif dan saya mendukung acara ini untuk membantu pemerintah memerangi Covid-19. Mudah-mudahan kegiatan ini berlanjut terus agar secepatnya masyarakat Indonesia mendapat vaksin sehingga pandemi bisa berakhir dan semuanya bisa kembali normal,” kata Made.

Saat meninjau pelaksanaan vaksinasi, Made melihat semuanya berjalan dengan lancar dan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Artinya, saat kegiatan dilakukan, alur pergerakan warga saat vaksinasi berjalan aman dan lancar.

“Buat semua warga Bandung dan Indonesia, saya harap bisa melakukan vaksin karena bukan hanya menjaga diri sendiri tapi juga menjaga orang lain di sekitar. Kalaupun sudah mendapat vaksin, saya berharap semua masih menerapkan protokol kesehatan karena kita semua masih bisa kena. Jadi, vaksin ini untuk mengurangi risiko terkena Covid-19,” ujar pemain asal Bali itu.

Made mengaku sangat antusias terlibat dalam setiap program penanganan pandemi Covid-19. Menurut Made, perang melawan virus ini menjadi tanggung jawab semua pihak. Sehingga bisa saling menguatkan dalam setiap langkah penanganan.

"Dengan adanya vaksin ini mudah-mudahan berlanjut terus dan secepatnya masyarakat semua divaksin. Semoga pandemi segera berakhir. Mudah-mudahan semua kembali normal seperti semula," kata Made.

Prioritaskan bagi Masyarakat Rentan

Kiper Persib Bandung I Made Wirawan berfoto bersama peserta vaksinasi. (Foto: Dok Persib)
Kiper Persib Bandung I Made Wirawan berfoto bersama peserta vaksinasi. (Foto: Dok Persib)

Kegiatan vaksinasi yang digelar Persib di Pusdai merupakan bagian program Sauyunan. Pemberian vaksin dilaksanakan selama dua hari pada 28-29 Oktober 2021.

Tak hanya di Pusdai, kegiatan vaksinasi ini juga akan dilaksanakan di Amazing Art and Games pada 30 Oktober 2021 dan tempat terakhir adalah di wilayah Pasar Andir pada 3 November 2021.

Program kerja sama ini memprioritaskan kepada masyarakat rentan terpapar Covid-19 dan penyandang disabilitas. Dua golongan masyarakat tersebut perlu mendapat perhatian lebih dalam pemberian vaksin, mengingat kerentanan dan kesulitan yang dihadapinya dalam mendapat vaksin.

Dalam pelaksanaannya, penyelenggara menyediakan ruangan khusus di tempat pemberian vaksin, menyediakan tenaga kesehatan yang sabar dan terlatih dalam memberikan pelayanan kepada para masyarakat rentan dan penyandang disabilitas, hingga pelayanan dalam bentuk sistem antar jemput ke sekolah atau institusi.

Penyelenggara sendiri menyediakan 5.000 vaksin Sinovac dan Pfizer dosis 1 dan 2 di Pusdai, 2.000 vaksin dosis 2 Sinovac untuk di Amazing Art and Games dan 1.000 vaksin Sinovac dosis 1 dan 2 untuk di Pasar Andir. Wilayah Pasar Andir terpilih menjadi tempat pemberian vaksin karena memiliki risiko tinggi akibat dari ramainya aktivitas antara pedagang dan pembeli.

Kejar Herd Immunity

Wali Kota Bandung Oded M Danial yang turut hadir dalam kegiatan vaksinasi di Pusdai memberikan apresiasi kepada para pihak yang telah bersedia membantu menyukseskan program vaksinasi pemerintah. Ia berharap, kegiatan positif seperti ini bisa menjadi inspirasi bagi pihak lainnya.

“Ini bagus saya kira. Mereka (pemain) juga ikut divaksin, artinya mereka juga memberikan contoh kepada masyarakat bahwa memang kita semua harus divaksin,” kata Oded.

Untuk diketahui, vaksinasi di Kota Bandung sebagai home base dari Persib akan mencapai 100 persen pada Desember mendatang. Tepatnya bisa mencapai vaksinasi terhadap 1.952.358 jiwa.

Jika jumlah tersebut tercapai maka herd immunity atau kekebalan kelompok di Kota Bandung bisa terbentuk. Oded semakin optimis target vaksinasi 1,9 juta warga di Kota Bandung akan tercapai dalam waktu dekat ini. Sehingga kekebalan kelompok di Kota Bandung lebih cepat terbentuk.

"Di Kota Bandung, dosis pertama itu sudah di angka 94 persen. Tinggal enam persen mudah-mudahan selesai. Terima kasih atas upaya untuk memenuhi target," ujarnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel