Kiper Persib Berharap Kehadiran Vaksin COVID-19 Jadi Berkah bagi Persepakbolaan Indonesia

·Bacaan 1 menit

Bola.com, Bandung - Kehadiran vaksin COVID-19 disambut gembira kiper Persib Bandung, Dhika Bhayangkara. Kehadiran vaksin tersebut membuat Dhika Bhayangkara optimistis penularan virus corona yang saat ini masih merajalela bisa ditekan, sehingga aktivitas masyarakat termasuk kompetisi sepak bola bisa kembali berjalan.

Indonesia saat ini sudah menjalankan vaksinasi terhadap masyarakat untuk menekan penularan COVID-19. Vaksinasi resmi dimulai setelah Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, sudah melakukan vaksinasi beberapa hari yang lalu.

Dari dunia sepak bola Tanah Air, PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) akan melabeli vaksin tersebut untuk dibagikan kepada klub kontestan agar para pemain memiliki kekebalan terhadap penularan COVID-19 saat kompetisi musim 2021 bergulir nanti.

Kiper Persib Bandung, Dhika Bhayangkara, pun merasa sangat senang dengan kehadiran vaksin tersebut.

"Alhamdulillah sebagai pesepak bola berharap semoga vaksin ini bisa benar-benar bermanfaat untuk kita semua, sehingga Liga Indonesia bisa kembali bergulir karena kita semua menunggunya," ujar Dhika Bhayangkara kepada Bola.com, Jumat (22/1/2021) malam.

Mengganggu Secara Psikologis

Kiper Persib Bandung, Dhika Bhayangkara. (Bola.com/Erwin Snaz)
Kiper Persib Bandung, Dhika Bhayangkara. (Bola.com/Erwin Snaz)

Kiper Persib Bandung yang pernah berkostum PSMS Medan ini tidak membantah, bahwa secara pribadi ketiadaan kompetisi sangat mengganggunya secara psikologis.

"Secara pribadi mengganggu psikologis karena selalu diundur dan tidak jelas nasib kompetisinya. Stakeholder sepak bola tidak tahu apa yang harus dilakukan selain berlatih mandiri," ujar Dhika Bhayangkara.

Para pemain sepak bola di Indonesia, hingga saat ini sudah tidak merasakan kompetisi hampir satu tahun terakhir. PSSI kesulitan untuk menggelar kompetisi karena kepolisian tidak mengeluarkan izin penyelenggaraan. PSSI pun baru saja mengambil keputusan membatalkan kompetisi musim 2020 yang sempat bergulir tiga pekan.

Video