Kiper PSIS Berharap Sepak Mula BRI Liga 1 Digelar Tepat Waktu, Jangan Tunda Lagi Please..

·Bacaan 1 menit

Bola.com, Semarang - Kompetisi BRI Liga 1 2021/2022 sesuai jadwal akan dimulai pada 27 Agustus mendatang. Masih ada waktu tersisa 10 hari bagi seluruh kontestan mempersiapkan diri.

Seruan agar pelaksanaan nanti benar-benar tepat waktu disampaikan oleh kiper PSIS Semarang, Joko Ribowo. Dirinya sangat ingin tidak ada lagi ada kabar kompetisi ditunda untuk kesekian kalinya.

Diketahui roda kompetisi sepak bola Indonesia berulangkali mengalami penundaan akibat pandemi COVID-19. Mulai dari kompetisi 2020 yang ditangguhkan, hingga memasuki musim 2021 yang beberapa kali tertunda.

"Sebagai pemain sepak bola profesional yang menggantungkan hidup di sepak bola, tentu kami berharap liga tepat waktu. Tak hanya kami sebagai pemain, di sepak bola ada juga pelatih, official, dan wasit yang selama ini menafkahi keluarga melalui sepak bola," ucap Joko Ribowo, Selasa (17/8/2021).

PSIS Semarang sudah bersiap untuk sepak mula BRI Liga 1.

Penjaga gawang PSIS Semarang, Joko Ribowo. (Dok PSIS)
Penjaga gawang PSIS Semarang, Joko Ribowo. (Dok PSIS)

Dirinya menyoroti dampak ekonomi yang bisa lebih besar apabila BRI Liga 1 masih belum berjalan atau kembali tertunda. Pasalnya, banyak pelaku ekonomi yang tidak hanya pemain di sepak bola, penjual merchandise pun kembali bisa menggeliat jika kompetisi berjalan.

Di sisi lain, adanya pertandingan kompetisi Liga 1 akan menjadi hiburan dan tontonan masyarakat selama di rumah.

"Kalau sepak bola kembali jalan walaupun hanya nonton di rumah, penjualan merchandise juga akan lebih laris dan sekarang kan bisa beli merchandise secara online," kata Joko Ribowo.

"Kalau ada sepak bola, masyarakat terhibur. Bisa nonton melalui televisi atau streaming. Semoga ya tepat waktu tanggal 27 Agustus untuk kick-off," jelas pemain asal Pati itu.

Video

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel