Kiper PSIS Tak Ingin Sia-siakan Ilmu dari TC Timnas Indonesia U-19 di Kroasia

·Bacaan 1 menit

Bola.com, Jakarta - Setelah program pemusatan latihan Timnas Indonesia U-19 di Kroasia selesai, seluruh anak asuh Shin Tae-yong kembali ke klub masing-masing, termasuk trio pemain asal klub PSIS Semarang.

Satu di antaranya adalah Yofandani Damai Pranata. Penjaga gawang muda PSIS yang sudah kembali pulang ke rumahnya di Karanganyar, Jawa Tengah. Ia mengaku banyak menimba ilmu selama dua bulan di Kroasia.

"Alhamdulillah saya dapat banyak pengalaman baru tentunya. Seperti berusaha dalam adaptasi dengan cuaca dan makanan. Banyak pertandingan juga yang dilalui. Kemudian kami di sana dilatih mental dan fisik dengan keras," kata Yofandani Damai, Kamis (4/11/2020).

Yofandani punya banyak kesan setelah menjalani TC yang dipersiapkan untuk dua ajang internasional, Piala AFC U-19 dan Piala Dunia U-20 2021. Selain itu, ia yang baru pertama kali masuk Timnas Indonesia U-19, banyak belajar dari rekan lainnya, terutama Muhammad Adi Satryo.

Walau tak dimainkan, Yofandani mengaku tetap mendapat banyak pengalaman berharga meski minim jam terbang selama dua bulan di Kroasia.

"Saya sekarang pulang di Karanganyar. Kesibukannya tentu tetap berlatih secara mandiri dari program yang diberikan oleh pelatih Timnas Indonesia U-19," jelasnya.

Terus Belajar

Timnas Indonesia U-19 berpose di Kroasia. (PSSI).
Timnas Indonesia U-19 berpose di Kroasia. (PSSI).

Setelah kembali ke Indonesia dan berada di kampung halaman, ia bertekad untuk terus belajar dan mengasah ilmu yang dipetik selama di Kroasia. Skuad Timnas Indonesia U-19 masih menunggu arahan dari PSSI dan pelatih Shin Tae-yong untuk program latihan tahap selanjutnya.

Pada akhir pekan kemarin, Yofandani Damai bersama Pratama Arhan Alif Rifai bertemu dengan petinggi klubnya PSIS, yaitu CEO klub, Yoyok Sukawi didampingi direktur akademi PSIS, Muhammad Ridwan.

Pertemuan tersebut adalah berbincang mengenai pengalaman yang didapat selama di Kroasia. Yoyok juga terkejut dengan perubahan drastis fisik pemain mudanya setelah digembleng di negara kawasan Balkan tersebut.

Saksikan video pilihan berikut ini: