Kipernya Cetak Gol Bunuh Diri Konyol, Arsenal Keok dari Everton

Zulfikar Husein
·Bacaan 2 menit

VIVA – Duel antara tim papan tengah Premier League 2020/2021 tersaji saat Arsenal menjamu Everton di Emirates Stadium, Sabtu 24 April 2021, dini hari WIB. Laga tersebut berakhir untuk kemenangan Everton setelah kiper Arsenal melakukan blunder konyol.

Selepas kick off, Everton yang bertindak sebagai tim tampil cukup agresif dalam membangun serangan. Sementara itu, Arsenal dipaksa untuk bermain defensif pada menit-menit awal pertandingan.

Saat laga memasuki menit ke-14, Everton mendapatkan kesempatan untuk membuka skor. Sayangnya, umpan silang Lucas Digne ke dalam kotak penalti Arsenal yang disambut dengan sundulan Dominic Calvers-Lewin arahnya belum menemui sasaran.

Menit 30, Everton kembali memperoleh peluang emas untuk membobol gawang Arsenal. Namun, tembakan keras yang dilepaskan Richarlison masih dapat diselamatkan dengan brilian oleh kiper Arsenal Bernd Leno.

Sepuluh menit kemudian, Everton lagi-lagi membuang kesempatan untuk mencetak gol. Kali ini giliran Gylfi Sigurdsson yang gagal memaksimalkan peluang dari mati setelah eksekusi tendangan bebasnya masih melayang tipis di atas mistar gawang The Gunners.

Dalam sisa waktu yang ada di babak pertama, Everton dan Arsenal sama-sama tetap melancarkan sejumlah tekanan. Akan tetapi, hingga wasit meniup peluit panjang tanda turun minum, skor kacamata alias 0-0 masih menghiasi duel Arsenal vs Everton di Emirates Stadium.

Usai rehat, Everton tetap tampil dominan dalam mengusai jalannya permainan. Sedangkan, Arsenal berusaha meningkatkan intensitas serangannya demi keluar dari tekanan yang dibangun skuad asuhan Carlo Ancelotti tersebut.

Babak kedua baru berjalan empat menit, Everton sudah memiliki peluang yang membuat lini pertahanan Arsenal ketar-ketir. Sayangnya, tembakan keras Sigurdsson usai menerima Seamus Coleman masih bisa diblok oleh bek Arsenal Rob Holding.

Pada menit 53, Arsenal nyaris mendapatkan hadiah penalti setelah Dani Ceballos dilanggar Richarlison di kotak terlarang. Namun, setelah wasit meninjau VAR, hadiah penalti untuk Arsenal dibatalkan, karena sebelum Ceballos dilanggar Richarlison, Nicolas Pepe sudah berada dalam posisi offside.

Gol yang dinanti Everton akhir terwujud pada menit 76 lewat blunder konyol kiper Arsenal. Berawal dari penetrasi Richarlison ke dalam kotak penalti yang diakhiri dengan tendangan ke arah gawang Arsenal, namun bola hasil antisipasi Bernd Leno malah masuk ke dalam gawangnya sendiri.

Setelah gol konyol tersebut, mental para pemain Arsenal menjadi semakin menurun di sisa pertandingan. Sedangkan, Everton lebih tenang ketika menguasai bola.

Di sisa waktu normal, aliran bola lebih sering berkutat di lini tengah. Hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya pertandingan, skor 1-0 untuk keunggulan Everton atas Arsenal tidak berubah.

Berkat hasil ini, Everton tetap berada di urutan kedelapan klasemen sementara Premier League dengan perolehan 52 poin dari 32 laga. Sedangkan, Arsenal juga tak beranjak dari peringkat kesembilan dengan koleksi 46 poin dari 33 pertandingan.

Susunan pemain

Arsenal: Bernd Leno (PG); Calum Chambers (Willian 83'), Rob Holding, Pablo Mari, Granit Xhaka; Thomas Partey, Dani Ceballos; Nicolas Pepe (Martin Odegaard 74'), Emile Smith Rowe, Bukayo Saka; Eddie Nketiah (Gabriel Martinelli 74').

Everton: Jordan Pickford (PG); Seamus Coleman, Ben Godfrey, Mason Holgate, Lucas Digne; James Rodriguez (Tom Davies 86'), Allan, Andre Gomes (Fabian Delph 66'); Richarlison (Yerry Mina 89'), Dominic Calvert-Lewin, Gylfi Sigurdsson.