Kiprah Hamka Hamzah di Kasta Kedua: Dulu Persebaya, Kini Bawa RANS Cilegon FC Promosi ke Liga 1

·Bacaan 3 menit

Bola.com, Jakarta - Hamka Hamzah termasuk stoper papan atas yang masih beredar di Liga Indonesia. Tangguh dalam mengawal lini belakang plus piawai mencetak gol. Itulah kelebihan yang melekat kental pada diri bek berdarah asli Makassar ini.

Pencapaian terbaiknya di level klub adalah membawa Persipura Jayapura juara Liga Indonesia 2010-2011.Usai membawa RANS Cilegon United promosi ke Liga 1, pria kelahiran 29 Januari 1984 ini mengumumkan niatnya untuk pensiun sebagai pemain.

Kalau terwujud maka catatan prestasi Hamka pertama dan terakhir adalah membawa timnya promosi ke kasta tertinggi. Sebelumnya, saat usianya masih 19 tahun, Hamka menjadi bagian dari sukses Persebaya Surabaya meraih trofi juara Divisi Satu (Liga 2) 2003 sekaligus mengantongi tiket ke Divisi Utama Liga Bank Mandiri.

Musim sebelumnya, Hamkah memperkuat PSM di Liga Indonesia 2001/2002. Di skuad Juku Eja juga masih bercokol stoper yang sudah malang melintang di pentas Liga Indonesia seperti Josep Lewono (Kamerun), Jet Donald Laala dan Ronny Ririn.

Nama terakhir adalah bek idola Hamka. Bentuk penghormatan Hamka pada Ronny Ririn yang pernah memperkuat timnas Indonesia di Piala Asia 1996 ini adalah memakai nomor punggung 23 yang melekat pada idolanya itu.

Sampai sekarang, Hamka identik dengan nomor punggung itu saat tampil bersama klub yang dibelanya.Sejatinya, kesempatan bermain Hamka di PSM terbilang lumayan untuk pemain seusianya.

Hamka tercatat tampil sebanyak 12 kali bersama Juku Eja pada Liga Indonesia 2001-2002. Hanya, peluang menjadi pemain starter memang terbilang sulit.

Alasan itulah yang membuat Hamka memutuskan menerima pinangan manajemen Persebaya Surabaya yang saat itu tengah bersaing di Divisi 1 (Liga 2).

Hamka Hamzah menjalin kesepakatan dengan Persebaya ketika menjalani pelatnas timnas U-20 yang akan mengikuti turnamen Piala Hassanal Bolkiah 2002, Brunei. Seperti diketahui, diajang itu, timnas U-20 sukses meraih trofi juara.

Pada laga final yang berlangsung di Hassanal Bolkiah National Stadium, Bandar Seri Begawan pada 26 Agustus 2002, skuad asuhan Bambang Nurdiansyah mengalahkan timnas U-20 Thailand 2-0.

Dipuji Ronny Pattinasarani

Hamka Hamzah saat masih berseragam PSM Makassar. (Bola.com/Abdi Satria)
Hamka Hamzah saat masih berseragam PSM Makassar. (Bola.com/Abdi Satria)

Aksi trengginas Hamka Hamzah bersama timnas Indonesia pernah mendapat pujian dari legenda sepak bola Indonesia, Ronny Pattinasari. Pada sebuah kesempatan, kepada Bola.com Ronny menilai Hamka sebagai jelmaan dirinya kala memulai karier bersama PSM.

"Kalau mau tahu permainan saya ketika masih muda, lihat aksi Hamka," ujar Ronny kepada Bola.com saat menyaksikan latihan timnas U-20 di Lapangan PSSI, Senayan pada 2002.

Tak salah kalau Ronny mengatakan hal itu. Seperti Ronny, Hamka yang merupakan produk kompetisi internal PSM yang kala itu rutin berlangsung di Lapangan Karebosi masuk skuat senior Juku Eja saat usianya masih 17 tahun. Sama seperti Ronny ketika pertama kali berkostum Juku Eja pada era 1960-an.

Sempat Kembali Ke PSM

Hamka Hamzah resmi gabung Persita. (Bola.com/Dok. Persita Tangerang)
Hamka Hamzah resmi gabung Persita. (Bola.com/Dok. Persita Tangerang)

Setelah membawa Persebaya juara dan promosi ke kasta tertinggi, Hamka kemudian berkostum Persik Kediri, Persija Jakarta, Persisam Putra Samarinda, Persipura Jayapura, Mitra Kukar, Arema FC, Borneo, Sriwijaya plus klub asal Malaysia, PKNS.

Selama merantau di luar Makassar, Hamka meraih prestasi dengan menjadi bagian Persipura Jayapura saat juara Liga Indonesia 2010-2011.

Di level timnas, selain timnas U-20, Hamka juga pernah jadi bagian skuat timnas senior saat menjadi runner-up Piala AFF pada 2004 dan 2010.

Hamka akhirnya kembali berkostum PSM pada Liga 1 2017. Kembalinya Hamka tak bisa dilepaskan dari kengototan manajemen PSM yang dikendalikan Munafri Arifuddin plus rayuan rekan kecilnya, Zulkifli Syukur dan Syamsul Chaeruddin.

Kebetulan, Hamka pernah berkeinginan kembali bermain di PSM bersama Syamsul.Seperti pada Liga Indonesia 2001-2002, di mana PSM mampu menembus semifinal, pencapaian Hamka bersama PSM di Liga 1 2017 hanya di peringkat tiga.

Ia pun hanya semusim di Juku Eja. Hamka kembali bertualang dengan berkostum Sriwijaya FC, Arema FC, Persita Tangerang dan kini RANS Cilegon United.

Meski kembali hanya semusim di PSM, kehadiran Hamka yang diplot sebagai kapte mampu membangkitkan euforia suporter di Stadion Andi Mattalatta Mattoangin. Dan saat pertandingan usai, suporter dan pemain bersama-sama menyanyikan anthem tim yang diinsiasi oleh Hamka.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel