Kiprah Timnas Indonesia pada Leg 2 Final Piala AFF: Satu Kali Menang, Dua Jeblok

·Bacaan 4 menit

Bola.com, Jakarta - Timnas Indonesia tercatat sudah enam kali menembus final Piala AFF. Dari enam pencapaian itu, Skuad Garuda empat kali melakoni final yang memakai sistem tandang dan kandang.

Final pertama terjadi ketika Indonesia yang ditangani Peter White menghadapi Singapura pada Piala AFF 2004. Dalam dua pertemuan, Elie Aiboy dan kolega selalu kalah dengan agregat gol 5-2.

Pada laga pertama, 8 Januari 2005, Timnas Indonesia yang didukung ratusan ribu suporter yang memadati Stadion Gelora Bung Karno takluk dengan skor 1-3 di tangan Singapura.

Tiga gol Singapura masing-masing dicetak oleh Daniel Bennett, Khairul Amri, dan Agu Casmir. Adapun gol tunggal Indonesia lahir berkat aksi Mahyadi Panggabean pada pengujung pertandingan.

Kekalahan ini membuat Indonesia berada dalam posisi sulit. Singapura yang sudah diatas angin bermain efektif pada leg kedua yang berlangsung di Stadion Jalan Besar, 16 Januari 2005.

The Lions langsung mengemas dua gol pada babak pertama lewat Indra Sahdan dan Agu Casmir. Sementara itu, gol pelipur lara Timnas Indonesia tercipta pada babak kedua berkat aksi Elie Aiboy.

Bersua Malaysia di Final Piala AFF 2010

Para pemain Timnas Indonesia hanya bisa terdiam, kontras dengan timnas Malaysia usai membobol gawang Indonesia di final leg kedua Piala AFF 2010 di Jakarta. (AFP/Bay Ismoyo)
Para pemain Timnas Indonesia hanya bisa terdiam, kontras dengan timnas Malaysia usai membobol gawang Indonesia di final leg kedua Piala AFF 2010 di Jakarta. (AFP/Bay Ismoyo)

Enam tahun kemudian, Timnas Indonesia kembali mengulangi kegagalan meraih trofi juara Piala AFF, meski tampil memikat dari penyisihan grup sampai laga final. Pada dua partai puncak, Malaysia yang takluk 1-5 dari Timnas Indonesia pada penyisihan grup mampu membalikkan keadaan.

Dalam laga leg pertama, Malaysia yang bertindak sebagai tuan rumah, menang telak tiga gol tanpa balas atas Indonesia di Stadion Nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur, 26 Desember 2010.

Timnas Indonesia berharap keajaiban pada leg kedua yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno, 29 Desember 2010. Tampil menekan sejak menit awal, Skuad Garuda nyaris unggul lebih dulu setelah mendapat hadiah penalti dari wasit Masaaki Toma (Jepang) pada menit ke-18.

Sayangnya, Firman Utina yang menjadi eksekutor gagal menjalankan tugasnya. Pada babak kedua, Malaysia memperbesar keunggulan agregat menjadi empat setelah Safee Sali mencetak gol pada menit ke-54.

Bagi Safee, gol itu merupakan sukses ketiganya pada laga final ke gawang Indonesia. Berada dalam posisi sulit, Indonesia akhirnya mampu mencetak dua gol beruntun berkat aksi dua bek sayap, M. Nasuha dan M. Ridwan.

Sempat Repotkan Thailand pada 2016

Timnas Indonesia baru bertemu dua kali di partai final Piala AFF, yaitu edisi 2000 yang masih memakai aturan sekali pertandingan dan edisi 2016 yang telah memakai aturan dua leg kandang dan tandang. Total 3 laga, Timnas menang 1 kali dan kalah 2 kali. (AFP/Bay Ismoyo)
Timnas Indonesia baru bertemu dua kali di partai final Piala AFF, yaitu edisi 2000 yang masih memakai aturan sekali pertandingan dan edisi 2016 yang telah memakai aturan dua leg kandang dan tandang. Total 3 laga, Timnas menang 1 kali dan kalah 2 kali. (AFP/Bay Ismoyo)

Pada edisi 2016, Indonesia kembali lolos ke final dan menghadapi Thailand dalam dua laga. Pada leg pertama, Skuad Garuda membuka asa meraih trofi juara setelah mengalahkan Tim Gajah Putih dengan skor 2-1 di Stadion Pakansari, Bogor, 14 Desember 2016.

Dua gol Timnas Indonesia dicetak Rizky Pellu dan Hansamu Yama. Namun, Indonesia tak berdaya pada di leg kedua yang berlangsung di Stadion Rajamangala, Bangkok, 17 Desember. Dua gol Siroch Chatthong akhirnya membawa Thailand meraih trofi juara dengan agregat 3-2.

Dari tiga final Piala AFF dengan sistem home and away yang dilakoni Indonesia. Tercatat ada tiga pemain Skuad Garuda yang mampu mencetak gol pada leg kedua final yakni Elie Aiboy, M. Nasuha, dan M. Ridwan. Namun, gol ketiga pemain ini hanya sekadar pelipur lara karena Timnas Indonesia kembali gagal meraih trofi juara.

Rekam Jejak Pencetak Gol Indonesia pada Leg 2 Final Piala AFF

Elie Aiboy duel dengan Daniel Bennett dalam Laga Piala AFF Suzuki 2012 antara Indonesia vs Singapura di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu 28 November 2012. Pertandingan dimenangkan Indonesia dengan skor 1-0 untuk Timnas Indonesia.
Elie Aiboy duel dengan Daniel Bennett dalam Laga Piala AFF Suzuki 2012 antara Indonesia vs Singapura di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu 28 November 2012. Pertandingan dimenangkan Indonesia dengan skor 1-0 untuk Timnas Indonesia.

Elie Aiboy yang pertama melakukannya yakni ke gawang Singapura di leg kedua final Piala AFF 2004, adalah penyerang sayap produk PSSI Barretti, program pembinaan pemain muda Indonesia yang berguru di Italia pada 1995/1996.

Aksi terbaiknya di level timnas adalah mencetak gol ke gawang Arab Saudi pada Piala Asia 2007. Saat itu, Indonesia akhirnya kalah dengan skor 1-2.

Di level klub, Elie tercatat membawa Selangor FA meraih tofi juara Liga Utama Malaysia, Piala FA Malaysia, dan Piala Malaysia pada 2005.

Pada tahun yang sama, ia meraih penghargaan individu dengan menjadi Pemain Terbaik Piala FA Malaysia. Adapun di kompetisi Tanah Air, Elie menjadi pilar Semem Padang saat meraih trofi juara Liga Primer Indonesia 2011/2012.

Perjalanan Karier Nasuha dan Ridwan

Bek Timnas Indonesia, Mohammad Nasuha, mencetak gol ke gawang Malaysia pada final Piala AFF 2010.(AFP/Bay Ismoyo)
Bek Timnas Indonesia, Mohammad Nasuha, mencetak gol ke gawang Malaysia pada final Piala AFF 2010.(AFP/Bay Ismoyo)

Di sisi lain, Nasuha melakoni debutnya bersama Indonesia ketika menjalani uji coba dengan Singapura pada 4 November 2009. Selain berkiprah di Piala AFF, Nasuha juga pernah menjadi bagian Skuad Garuda di kualifikasi Piala Dunia 2014.

Namun, kariernya di sepak bola tak berjalan mulus karena cedera lutut yang menderanya. Di level klub, Nasuha tercatat berkostum Pelita Krakatau Steel, Persikota Tangerang, Sriwijaya FC, Persija Jakarta dan Persib Bandung.

Sementara itu, M. Ridwan tercatat 41 kali memperkuat Timnas Indonesia dengan koleksi lima gol. Saat tampil di lapangan hijau, Ridwan lebih banyak beroperasi di sektor sayap.

Baik sebagai penyerang atau bek. Pencapaian terbaiknya bersama Timnas Indonesia adalah meraih trofi juara di Piala Kemerdekaan 2008. Di level klub, Ridwan membawa Sriwijaya FC juara Liga Super Indonesia 2011/2012 dan mengulangnya pada musim 2014 bersama Persib Bandung.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel