Kisah Gol Hantu Lampard di Piala Dunia 2010: Manuel Neuer Sok Cuek dan Pura-pura Tak Tahu

Bola.com, Jakarta - Mantan gelandang timnas Inggris, Frank Lampard, mungkin tidak bisa melupakan kenangan pahit di Piala Dunia 2010. Gol hantunya di Afrika Selatan tidak disahkan wasit.

Insiden tersebut terjadi di laga babak 16 besar antara Timnas Inggris melawan Timnas Jerman. Yang jelas, Inggris akhirnya keok pada pertandingan tersebut.

Setelah laga, perdebatan tentang gol Lampard yang tidak disahkan wasit memanas. Namun, apa pun yang diperdebatkan, nasib Timnas Inggris tidak berubah.

Bagaimana proses terjadinya gol hantu Frank Lampard tersebut, mari kita mengenang memori ini.

 

 

Musuh Bebuyutan

<p>Trofi Piala Dunia FIFA Qatar dipamerkan saat Trophy Tour by Coca-Cola kick-off hari ini dengan first stop event di Dubai, Uni Emirat Arab, Kamis (12/5/2022). (AP Photo/Kamran Jebreili)</p>

Trofi Piala Dunia FIFA Qatar dipamerkan saat Trophy Tour by Coca-Cola kick-off hari ini dengan first stop event di Dubai, Uni Emirat Arab, Kamis (12/5/2022). (AP Photo/Kamran Jebreili)

Timnas Inggris dan Timnas Jerman seperti menjadi musuh bebuyutan di turnamen sepak bola dunia. Kedua tim pernah bertemu di final Piala Dunia 1966. Laga tersebut dimenangi Inggris yang meraih gelar dunia pertama.

Kedua tim juga bertemu di semifinal Euro 1996 yang juga berlangsung di Inggris. Kali ini, Inggris jadi pecundang usai kalah adu penalti melawan Jerman hingga membuatnya meraih juara.

 

Bertemu Terlalu Dini

Inggris harus bertemu Jerman terlalu cepat di Piala Dunia 2010. Kedua tim yang masuk kandidat juara Piala Dunia itu bersua di babak 16 besar.

Jerman menjadi juara grup D dengan nilai 6 meski sempat kalah dari Serbia. Di grup C, Inggris hanya jadi runner up karena kalah agresivitas gol dari Amerika Serikat.

Sejarah kembali terjadi antara kedua tim meski hanya di babak 16 besar. Di laga ini juga terjadi hal kontroversial yang publik kenang hingga saat ini.

 

Gol Hantu Lampard

Frank Lampard.(AFP PHOTO / GLYN KIRK)
Frank Lampard.(AFP PHOTO / GLYN KIRK)

The Three Lions besutan Fabio Capello di Piala Dunia 2010 berisikan para pemain bintang Liga Inggris. Sebut saja pemain seperti John Terry, Frank Lampard, Steven Gerrard hingga Wayne Rooney.

Namun, Jerman yang berisikan pemain berpengalaman unggul 2-0 terlebih dahulu melalui Miroslav Klose (menit 20) dan Lukas Podolski (32). Inggris mampu memperkecil kedudukan melalui Matthew Upson (37).

Selang semenit kemudian Frank Lampard melepaskan tembakan yang membentur mistar gawang Jerman kemudian memantul ke bawah. Namun hakim garis dan wasit tidak menganggapnya sebagai gol.

 

Timnas Inggris Hancur

Melalui siaran ulang, terlihat bola sudah setengah meter melewati garis gawang. Keputusan wasit ini tampaknya tidak hanya menusuk hati para suporter tetapi juga para pemain Inggris.

Permainan Inggris juga menjadi kacau di babak kedua. Alhasil, Jerman semakin menancapkan kukunya ke lawannya tersebut.

Jerman kembali menambah dua gol di babak kedua melalui brice Thomas Muller menit ke-67 dan 70. Inggris akhirnya tereliminasi setelah kalah 1-4 dari Jerman yang mendapat tiket ke perempatfinal.

 

Manuel Neuer Mengakui Itu Gol

Penjaga gawang Jerman Manuel Neuer (kiri) dan gelandang Jerman Leroy Sane (kanan) ambil bagian dalam sesi latihan MD-1 Jerman di Allianz Arena di Munich (14/6/2021). Grup ini diisi tim juara seperti Prancis dan Portugal, tanpa mengecilkan Hungaria yang jadi underdog di grup ini. (AFP/Franck Fife)
Penjaga gawang Jerman Manuel Neuer (kiri) dan gelandang Jerman Leroy Sane (kanan) ambil bagian dalam sesi latihan MD-1 Jerman di Allianz Arena di Munich (14/6/2021). Grup ini diisi tim juara seperti Prancis dan Portugal, tanpa mengecilkan Hungaria yang jadi underdog di grup ini. (AFP/Franck Fife)

Penjaga gawang Jerman, Manuel Neuer, mengaku tercengang saat Lampard melepaskan tendangan voli ke arah gawangnya. Setelah sempat masuk ke gawang, Neuer kemudian menangkap bolanya.

Dia berpura-pura bodoh dan berusaha untuk melanjutkan pertandingan. "Saya mencoba untuk tidak bereaksi terhadap wasit dan hanya berkonsentrasi pada pertandingan," ujarnya.

"Saya menyadari itu melewati batas dan saya pikir harus cepat melanjutkan pertandingan sebelum wasit mengubah keputusannya," katanya. "Kemudian saya melihatnya tayangan ulang di ruang kontrol siaran dan itu sudah berakhir," tutupnya.

Sumber: Goal  

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel