Kisah Haru Sulis 'Cinta Rasul', Tak Mampu Beli Buah & Mimpi Punya TV

Donny Adhiyasa
·Bacaan 2 menit

VIVAPenyanyi religi Islami, Sulistyowati atau yang biasa orang kenal dengan sebutan Sulis baru-baru ini muncul lagi dan menceritakan perjalanan kariernya menjadi seorang penyanyi religi. Awalnya, Sulis terpilih dari dari banyaknya peserta hingga ratusan anak untuk duet bareng penyanyi Haddad Alwi.

Album pertama mereka adalah ‘Cinta Rasul’ Vol 1 dirilis pada tahun 1999. Album tersebut pun sontak meledak di pasaran yang terjual 1 juta kopi dalam 3 bulan hingga membuat kehidupan Sulis jadi lebih baik dan sukses dari sebelumnya.

Dahulu, Sulis tak pernah membayangkan dirinya bisa menjadi seorang penyanyi. Kala itu Sulis hanya sering mengaji setiap sore bersama teman-temannya di kampung ia tinggal.

Sulis mengaku ia hanya mengikuti takdir dan jalan hidupnya untuk tiba tiba menjadi seorang penyanyi karena dahulu ketika ia ngaji ia seringkali diajarkan menyanyi juga.

"Diajarin sama dua orang, Kak Anis dan Kak Ali, dari ratusan anak dibilangin mau cari backing vocal. Dari ratusan, kepilih puluhan anak," kata Sulis dalam konten video channel YouTube Melaney Ricardo.

Sulis pun menceritakan saat awal dirinya mengikuti audisi duet bareng Haddad Alwi bukanlah suatu yang mudah. Pasalnya, dari puluhan bahkan ratusan anak yang mengikuti audisi tersebut masih harus diseleksi lagi hingga akhirnya Sulis yang terpilih bisa berduet dengan Haddad Alwi.

Pernyataan mengejutkan pun terlontar dari mulut Sulis, yang mana ia menceritakan pengalamannya saat rekaman lagu religi bersama Haddad Alwi dirinya sempat menangis saat proses rekaman album ‘Cinta Rasul’.

Hal tersebut lantaran kondisi ruangan rekaman yang gelap dan setelah proses rekaman selesai ia mendengarkan suaranya kembali lalu menangis haru.

"Pas selesai kak Haddad minta aku duduk, dengerin hasilnya, aku nangis dengar suaraku sendiri, aku nggak nyangka," kata Sulis.

Dahulu, dirinya hanya punya satu impian dalam hidupnya yakni ingin bisa memiliki sebuah televisi di rumahnya, hingga akhirnya album ‘Cinta Rasul’ Sulis akhirnya memenuhi impiannya sejak lama itu.

“Keluarga aku waktu dulu, buah itu makanan yang mewah buat keluarga aku. Jadi mama aku dulu kepingin anaknya bisa makan buah. Gimana cara mama, tapi nggak punya uang. Jadi kalo ke pasar didatangin satu tukang buah, itu buah yang sudah setengah-setengah busuk itu dibeli, sampai rumah mama ku ambil yang masih baik-baik itu buat anaknya,” jelasnya.

Seperti yang diketahui, sebelumnya sulis memang berasal dari keluarga yang kurang mampu, hingga kesuksesan itu bisa ia raih dirinya tidak pernah berhenti untuk merasa bersyukur karena bisa mendapat kesuksesan.

Dan rezeki yang tak pernah disangka sebelumnya ini akhirnya membuat Sulis selalu berfikir untuk tak ingin berkhianat dan mencoba jalur lain seperti berpindah genre musik.

"Satu hal, aku hidup dari kecil sampai sekarang, jalan ini yang hidupi aku, aku nggak mungkin berkhianat dari jalan ini (bermusik di jalur religi)," kata Sulis.
Laporan: Aufa Prasya Namyra