Kisah Hilangnya Madona dalam Daftar Terkaya

PLASADANA.COM - Dalam daftar orang terkaya sejagat teranyar yang dikeluarkan Forbes, nama sejumlah selebritas menghilang. Selain Brad Pitt, Madonna pun tak lagi masuk dalam daftar. Inilah kisah penelusuran majalah tersebut tentang kekayaan penyanyi pop itu.

Enam tahun silam, kekayaan Madonna diperkirakan mencapai US$ 325 juta. Sejak itu, Forbes menurunkan timnya untuk memantau perkembangannya.

Tercatata, pada 2007 pendapatannya sebesar US$ 72 juta, US$ 40 juta (2008), US$ 110 juta (2009), serta US$ 58 juta (2010). Tragisnya, pada 2011, tak ada album baru maupun tur. Namanya pun menghilang pada periode itu.

Namun hingga pertengahan 2012, Madonna punya pendapatan lagi US$ 30 juta. Total, uangnya menjadi US$ 320 juta. Namun setelah dipotong beragam pajak, tersisa US$ 112 juta. "Ini belum termasuk membayar staf, rumah, serta kebutuhan barang mewahnya," ungkap Forbes.

Bagaimana pendapatannya dari panggung? "Umumnya artis membawa pulang sepertiga dari penjualan tiket."

Dalam hitungan Forbes, setelah ditambah dengan seluruh pendapatan Madonna, termasuk iklan dan ikon-ikon lain, sebenarnya kekayaannya bisa mencapai US$ 500 juta. Dengan catatan: tidak ada biaya dalam kehidupannya, termasuk makan atau lain-lain.

Begitulah penjelasan Forbes. Rupanya ada yang komplain dari pihak Madonna soal tidak masuknya artis tersebut dalam daftar miliarder. Sayangnya, ketika ingin dikonfirmasikan masalah-masalah di atas, manajamen Madonna tidak bersedia meluangkan waktu.

Kendati demikian, Forbes mengakui bahwa Madonna adalah ikon budaya. Tak juga diragukan, Madonna merupakan salah satu artis tersukses sepanjang masa.

Tapi saat ini, untuk ukuran yang terbaik, Madonna hanya separuhnya saja.

Penulis: Hikmatul Adrianto

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...