Kisah Horor Kematian Bek Barcelona Jelang El Clasico Lawan Real Madrid

Satria Permana
·Bacaan 1 menit

VIVA – Duel El Clasico antara Barcelona versus Real Madrid ternyata sempat menghadirkan cerita memilukan. Salah satu pemain legendaris Barcelona, Julio Cesar Benitez, wafat jelang duel panas tersebut.

Insiden ini terjadi pada April 1968. Benitez kala itu sudah dikenal sebagai bek yang menjadi batu krypton, bagi striker utama Madrid, Paco Gento.

Keduanya kerap berduel, dan Benitez selalu memenangkannya. 7 April 1968, seharusnya mereka berduel kembali. Tapi, satu hari jelang laga, Benitez meninggal.

Empat hari sebelumnya, pelatih Barca, Salvador Artigas, sempat menyuruhnya pergi ke dokter. Dia ditarik keluar karena merasa tak sehat.

Dalam perkembangannya, dia bersin-bersin, pilek. Sehari setelah kejadian ini, kondisi kesehatan Benitez memburuk.

Pemain belakang legendaris Barcelona, Julio Cesar Benitez
Pemain belakang legendaris Barcelona, Julio Cesar Benitez

Kemudian, pada 4 April 1968, Benitez dipastikan absen dalam duel El Clasico melawan Madrid. Dilansir Marca, ada indikasi Benitez mengalami keracunan makanan.

Namun, dalam perkembangannya, rekam medis memastikan ternyata Benitez mengalami infeksi kandung kemih. Benitez sempat dibawa pulang, dan akhirnya tutup usia pada 6 April 1968.

Kematian Benitez mengejutkan banyak pihak. Skuad Barca terpukul dengan kepergian pria Uruguay tersebut.

Bahkan, laga El Clasico harus ditunda sampai dua hari. Dan membuat Madrid cukup kecewa. Pun, hasilnya tak memuaskan bagi Madrid karena cuma imbang, 1-1.