Kisah Jatuh Bangun Dr. Wahyu Triasmara Sukses Bangun Bisnis Skincare

Adinda Permatasari
·Bacaan 2 menit

VIVA – Sebelum mengecap sukses dari bisnis skincare yang diberi nama DRW Skincare, Dr. Wahyu Triasmara harus melewati proses keras. Cobaan paling berat adalah ketika ia menjadi korban penipuan temannya sendiri.

Dr. Wahyu Triasmara lulus kedokteran tahun 2010. Ia lalu mulai bekerja di dua rumah sakit swasta di Purworejo, Jawa Tengah. Dr. Wahyu kemudian diminta bergabung dengan pelayanan estetika karena salah seorang dokter mengundurkan diri.

Dua tahun bekerja, Dr. Wahyu berniat melanjutkan pendidikan dan menabung penghasilannya untuk biaya sekolah. Namun, suatu musibah harus dialaminya.

"Dua tahun kerja, uang tabungan saya hanya sekitar Rp50 juta. Saat itu saya belum menikah. Lalu bertemulah saya dengan teman SMP, menawarkan bisnis investasi dan emas. Dari situlah, awal mula datangnya malapetaka bagi saya," jelas Dr. Wahyu.

Dalam dua bulan, ia memang menerima keuntungan menggiurkan hingga mengajak rekan-rekannya bergabung. Tapi, tak disangka, tiga bulan selanjutnya semua uang yang jumlahnya hampir Rp850 juta raib tak tersisa, termasuk uang dari rekan-rekannya.

Musibah ini menjadi pukulan hebat baginya. Dr. Wahyu sampai akhirnya ia bertemu dengan wanita bernama Nita Yulianti. Wanita itulah tempatnya mencurahkan semua keluh kesah dan setelah menjalin hubungan selama satu tahun.

Bersama istrinya, ia merintis usaha dari nol. Mereka memulai berbisnis jualan online pakaian dan jilbab.

Namun, karena terlalu fokus berbisnis, Dr. Wahyu dan Nita menyadari belum memiliki momongan. Mereka pun memutuskan menjalani program hamil di mana Nita harus mengonsumsi obat-obat hormon yang menyebabkan jerawat.

Dari situ, akhirnya Dr. Wahyu membuat racikan perawatan kulit sendiri untuk dicoba oleh Nita.

"Pada akhirnya saya nekat mencoba sendiri resep-resep atau meramu sendiri meracik sendiri krim untuk istri saya. Dan ternyata, memberikan hasil yang baik walaupun sedang dalam program hamil. Alhamdulillah jerawatnya bisa sembuh bisa membaik," jelasnya.

Pada tahun 2014, ia menjual produk skincarenya dengan nama DR Skincare. Produk ini cukup diminati di Kalimantan Timur, karena di sana banyak keluarga Dr. Wahyu yang memakai produknya.

Tahun 2015, Dr. Wahyu dan istrinya membuat jaringan bisnis online profesional dan mendaftarkan produknya ke BPOM. Sempat terkendala dalam proses pendaftaran, sebab BPOM tak bisa menerima merek DR Skincare.

Akhirnya, Nita Yulianti menyarankan untuk menambahkan huruf W di belakang DR menjadi DRW yang merupakan akronim nama suaminya. Akhirnya, nama DRW Skincare disetujui oleh BPOM.

Tahun 2019, jaringan bisnisnya telah memiliki hampir 10 ribu beauty consultant terpercaya dan hebat yang tersebar di seluruh Indonesia.