Kisah Jemaah Haji yang Kerap Terpisah dari Rombongan, Selalu Takut Lihat Petugas

Merdeka.com - Merdeka.com - Jemaah haji dari kelompok terbang (kloter) tiga Debarkasi Surabaya, Parti, punya pengalaman tidak terlupakan selama menunaikan ibadah haji tahun ini. Perempuan asal Bojonegoro ini selalu hilang atau terpisah dari rombongan dan ketakutan melihat petugas haji selama di Tanah Suci.

Pengalaman ini diceritakan Parti setelah tiba di Debarkasi Surabaya beberapa waktu lalu. Dia bercerita kerap terpisah dari rombongannya, meskipun menurutnya, dirinya sudah berupaya mengikuti instruksi petugas haji dan mengikuti teman-temannya.

Tak jelas sebabnya, ia kerap merasa teman-temannya dalam rombongan itulah yang kerap menghilang tiba-tiba. "Saya itu diajak jemaah jalan bareng, terus saya ikuti, lalu tiba-tiba hilang," ujarnya heran.

Kabur dari Petugas

Karuan saja, menghilangnya Parti membuat kelabakan para petugas haji. Mereka berupaya mencari dan membawanya kembali bergabung dengan rombongannya.

Namun, Parti bukannya merasa senang saat ditemukan. Dia justru berusaha menghindar dan kabur dari kejaran petugas haji.

Sikapnya itu bukan tanpa alasan. Dia mengaku justru merasa ketakutan saat bertemu dengan para petugas haji.

Dalam benaknya, Parti merasa dikejar dan digandeng tiga orang pria besar.
"Saya itu gak tahu, saya pikir orang jahat, saya dipegangi orang tiga, saya takut nanti kalau diperkosa gimana, jadi waktu dikejar saya lari, ternyata nggak tahunya petugas dari Indonesia," imbuhnya sambil tertawa.

Buat Rombongan Menunggu Berjam-jam di Bus

Ketua Kloter Tiga Mochammad Charis mengaku harus bekerja ekstra untuk menemukan Parti. Dia bercerita, saat di Bir Ali Madinah, rombongannya yang sudah berada di bus, harus menunggu hingga berjam-jam sampai Parti ditemukan.

"Pernah hilang sampai saya cari keliling sudah ketemu, mau lari, saya kejar lagi, takut, minta pulang. Kemudian hilang lagi, pokoknya setiap ketemu petugas takut, minta pulang," ucapnya.

"Begitu terus sampai pernah ketika di Madinah, Bir Ali. Semua bus sudah berangkat, tinggal bus saya saja, itu menunggu mencari Bu Parti. Sampai semua tim saya kerahkan ternyata ketemunya di dalam bus tim Jakarta," imbuh Charis. [yan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel