Kisah Kaka Ridhofa Tak Punya Lagi Orangtua Akibat COVID-19

·Bacaan 1 menit

VIVA – Kaka Ridhofa menjadi salah seorang remaja yang harus kehilangan orangtua akibat COVID-19. Kaka yang masih duduk di bangku sekolah menengah itu pun kini menjadi yatim piatu.

Ibu Kaka meninggal dunia pada tahun 2019 akibat sakit komplikasi dan serangan jantung. Di tahun berikutnya, sang ayah yang bekerja sebagai buruh pabrik terkena PHK akibat pandemi.

Tanpa diduga COVID-19 tidak hanya mengambil pekerjaan, tapi juga nyawa ayah Kaka. Ayah Kaka memiliki riwayat sakit paru-paru sehingga kondisi kesehatannya menurun.

Dikarenakan kondisi perekonomian keluarga yang serba kekurangan, pilihan berobat atau tes kesehatan tidak bisa dilakukan sampai sang ayah meninggal.

“Selama di PHK, Bapak bekerja serabutan untuk membiayai saya sekolah dan mencukupi kehidupan sehari-hari, jika tidak mencukupi Bapak berhutang di kas PKK RT dan terkadang tetangga sekitar juga ikut membantu,” tutur Kaka.

Kaka merupakan salah satu contoh anak yang kehilangan orangtua akibat COVID-19. Masih banyak remaja lainnya yang juga menghadapi cobaan serupa karena virus tersebut.

Karenanya, Selama Ramadan, YUZU mengajak masyarakat untuk ikutan berdonasi melalui kampanye #YUZUBikinLebih. Cukup dengan berbagi cerita kebaikan yang pernah diterima di kolom komentar, YUZU mengkonversi cerita tersebut menjadi bantuan untuk remaja yatim/piatu korban COVID-19.

Sepanjang periode program 19-25 April 2021, cerita kebaikan yang terkumpul lewat kampanye #YUZUBikinLebih mencapai lebih dari 1000 komentar yang kemudian dikonversikan menjadi bantuan sebesar Rp50 juta dan akan disalurkan melalui Dompet Dhuafa.

"Kali ini, kebaikan-kebaikan dari teman-teman YUZU akan digunakan untuk membantu masyarakat yang terdampak COVID-19 seperti remaja yatim/piatu yang masih duduk di bangku sekolah SMP-SMA namun mengalami kesulitan selama SFH,” Fiona Indriani Ranti, Brand Manager YUZU, dalam keterangan tertulisnya.

Selain Kaka, masih banyak remaja lainnya yang mendapatkan bantuan berupa smartphone dari masyarakat yang berpartisipasi di kampanye #YUZUBikinLebih. Total ada 30 lebih anak remaja yang dibantu oleh YUZU.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel