Kisah Mantan Bek Persebaya Rizky Mahardianto: Karier Tamat karena Cedera, Kini Jadi Pedagang Kaki Lima

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Tak banyak pencinta sepak bola di Tanah Air yang mengenal nama Rizky Mahardianto. Rizky pernah menjadi stoper di Persebaya Surabaya, namun harus pensiun dini akibat cedera.

Rizky merupakan satu di antara pemain jebolan tim internal Persebaya, Indomaret. Rizky yang saat itu berstatus sebagai karyawan memperkuat tim sepak bola Indomaret pada liga internal Persebaya Surabaya.

Tampil bagus bersama Indomaret, Rizky Mahardianto coba mengikuti seleksi bersama Persebaya Surabaya. Dia akhirnya berhasil lolos seleksi dan memperkuat Tim Bajul Ijo pada musim 2006 sampai 2007.

Selama membela Persebaya, Rizky menjadi satu di antara pemain andalan di lini belakang. Di bawah asuhan Freddy Muli, Rizky yang pernah berduet dengan Bejo Sugiantoro dan Mursyid Effendi di lini belakang, turut membawa Persebaya menjuarai Divisi Satu dan Piala Gubernur Jatim 2006.

"Saya memperkuat persebaya satu musim setengah. Ketika itu Persebaya masih dilatih Freddy Muli dan juara Divisi Satu dan Piala Gubernur Jatim 2006," kenang Rizky di kanal YouTube Pinggir Lapangan.

Sayangnya, karier Rizky bersama Persebaya tak berlangsung lama. Ketika Divisi Utama 2007 memasuki paruh musim, manajemen Bajul Ijo melakukan perombakan.

Dia menjadi satu di antara pemain yang dicoret dari skuad Persebaya. Selain Rizky Mahardianto ada dua nama lainnya yang juga terdepak dari Persebaya Surabaya, yakni Mursyid Effendi dan Achwan Cusurur.

"Saya memperkuat Persebaya Surabaya selama satu musim penuh di Divisi Satu, tetapi hanya setengah musim ketika di Divisi Utama. Perombakan tim membuat saya harus dilepas oleh Persebaya," lanjutnya.

Cedera Parah dan Berjualan Martabak

Mantan stopper Persebaya, Rizky Mahardianto, yang kini berjualan martabak di Sidoarjo, Jawa Timur. (dok. YouTube Pinggir Lapangan)
Mantan stopper Persebaya, Rizky Mahardianto, yang kini berjualan martabak di Sidoarjo, Jawa Timur. (dok. YouTube Pinggir Lapangan)

Bagaikan jatuh tertimpa tangga, setelah dicoret dari Persebaya Surabaya, Rizky Mahardianto, mengalami cedera parah. Dia dihantam cedera retak pergelangan kaki ketika mengikuti pertandingan tarkam.

Akibat cedera tersebut, Rizky harus absen panjang. Dia pun akhirnya memutuskan untuk pensiun dan tak melanjutkan lagi kariernya sebagai pesepak bola.

"Saya akhirnya tidak lagi bermain sepak bola akibat cedera, engkel retak akibat bermain tarkam di kampung sendiri," tutur Rizky.

Sebelum memutuskan pensiun dini, Rizky Mahardianto sebenarnya mendapatkan tawaran dari Persidafon Dafonsoro. Akan tetapi, dia menolak tawaran tersebut karena alasan keluarga.

"Saya sempat mendapatkan tawaran dari Persidafon, namun karena kendala keluarga jadinya tidak jadi bergabung ke sana. Saya juga mau menikah jadinya tak menerima tawaran dari Persidafon," kata Rizky.

Selepas tak lagi menjadi pesepak bola, Rizky Mahardianto menjalani pekerjaan sebagai buruk pabrik di Pasuruan. Kini, dia membantu sang kakak berjualan martabak manis dan telur di Jalan Samanhudi, Sidoarjo.

"Saya juga enggak berminat untuk menjadi pelatih, karena merasa kurang ilmunya untuk menjadi pelatih. Enggak enak nanti kalau jadi pelatih kurang bagus pas melatih SSB," ucap pria yang pernah memakai nomor punggung 27 di Persebaya itu.

Sumber: YouTube Pinggir Lapangan

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: