Kisah Mantan Pecandu Narkoba yang Kini Sukses Jadi Pengusaha Jus

Dusep Malik, Fajria Anindya Utami
·Bacaan 2 menit

Nasib seseorang bisa berubah asalkan orang itu mau berusaha. Itulah hal yang ada di dalam diri Khalil Rafati. Dulu, ia hanya gelandangan yang juga pecandu. Bahkan, ia pernah merasakan dinginnya jeruji besi. Tetapi kini, hidupnya telah berubah dan menjadi pengusaha sukses.

Semua bermula saat ibunya memberitahu bahwa Khalil sakit kanker. Khalil pun membenahi hidup hingga kini menjadi seorang pengusaha. Bisnis yang dijalani Khalil adalah bisnis jus bernama SunLife Organics. Ia terinspirasi untuk hidup sehat karena kondisinya.

Kini, bisnis tersebut telah memiliki ratusan cabang di Amerika Serikat. Padahal hidup Khalil dulunya berantakan. Ia pernah hampir dua kali meninggal karena kecanduan, bahkan hidup di jalanan.

Sampai akhirnya, Khalil pun sembuh dan membuka sebuah rumah fasilitas untuk orang-orang yang ingin sembuh dari narkoba di tahun 2007. Saat itulah, Khalil menemukan ramuan smoothie yang kini membuatnya jadi miliarder.

Minuman tersebut dibuat dari pisang, maca, bee pollen, dan royal jelly. Ramuan tersebut ditujukan untuk menutrisi para pasien.

"Itu awalnya ditujukan untuk merejuvinasi dan menguatkan para pasien dan memberikan mereka kekuatan yang dibutuhkan. Rasa lelah dalam masa awal penyembuhan adalah hal yang brutal, terutama jika kamu memakai obat yang keras dan dalam waktu lama," katanya.

Usai menciptakan jus, Khalil pun memberi perhatian lebih pada nutrisi minumannya. Khalil juga langsung menumbuhkan jiwa kewirausahaannya dengan membeli CD dan DVD motivator Tony Robbins. Dari sanalah Khalil belajar mendirikan usaha.

"Aku tidak punya pengetahuan apa-apa ketika membangun bisnis. Aku punya ide bagus tapi tidak sukses. Lalu aku bertemu Hayley Gorcey, yang menjadi rekan bisnisku. Dia membantu memulai Riviera Recovery dan itu berjalan sukses. Kami lalu menciptakan SunLife Organics, yang berawal dari kedai jus kecil menjadi cabang-cabang yang sukses," ujarnya.

"Pelajaran yang bisa diambil adalah cari tahu kelemahanmu dan bergaul dengan orang-orang dengan karakteristik yang kamu tidak miliki. Penting untuk tahu kekuatanmu tapi lebih penting untuk tahu kelemahanmu dan mencari seseorang yang bisa membantumu mengatasinya," tambahnya lagi.

Kini, jus buatan Khalil tak hanya sehat tetapi juga enak karena ia belajar nutrisi tersebut mulai dari India, Amerika Tengah bahkan sampai ke Indonesia. Setelah sukses, Khalil pun merekrut anak-anak dari komunitas lokal agar menciptakan lingkungan yang jauh dari narkoba.