Kisah Mario Balotelli yang Hampir Bergabung dengan Juventus

Muhammad Nurhendra Saputra

VIVA – Mario Balotelli mengakui, jika ia hampir saja bergabung dengan Juventus, setelah dari Manchester City. Namun, Balotelli mengatakan, ia mengikuti kata hatinya dan untuk bergabung dengan AC Milan. 

Balotelli hampir bergabung dengan Juventus saat musim 2012/2013. 

"CEO AC Milan, Andriano Galliani menginginkan saya ke San Siro. Setelah Manchester City, saya akan ke Juventus dan tidak ada masalah dengan itu," kata Balotelli dikutip dari Football-Italia. 

"Namun kemudian Galliani menghalanginya dan ketika saya mendengar Milan terlibat dalam transfer, saya kehilangan momentum tersebut," tambahnya. 

Menurut Balotelli, ketika itu Juventus merupakan pilihan yang tepat. Sebab, Bianconeri yang di bawah asuhan Antonio Conte adalah tim yang kuat. 

Mario Balotelli saat membela AC Milan

Sedangkan Milan saat itu berjuang di papan tengah. Balotelli menyatakan, ada alasan lain yang membuatnya akhirnya memilih untuk Milan. 

"Saya adalah penggemar Milan, jadi saya mengikuti kata hati saya. Pada saat itu, Milan berada di posisi tujuh atau delapan, dan Juventus adalah pilihan yang tepat. Tetapi saya memilih Milan, karena di hati saya," jelasnya. 

"Sejujurnya, saya juga mencintai Inter. Dan Juventus adalah pilihan yang praktis dan saya memang memikirkannya. Tetapi saya memilih dengan hati," katanya. 

Milan mendatangkan Balotelli pada bursa musim dingin 2013. Ketika itu nilai transfernya mencapai €20 juta (sekitar Rp329 miliar) dengan durasi kontrak 4,5 tahun. 

Bersama Milan ia mencetak 26 gol dari 43 pertandingan.