Kisah Mistis Gunung Slamet

·Bacaan 1 menit

VIVA – Bagas tidak menyangka pendakiannya ke Gunung Slamet pada akhir tahun Ialu menjadi pengalaman yang tidak akan dilupakan seumur hidupnya.

Bagaimana tidak! Bagas sempat terjebak masuk ke Pasar Hantu dan rnembeli jajan pasar. "Saat itu saya memang laper. Melihat ada yang jualan tempe mendoan dan arem-arem, saya pun membelinya,” tutur Bagas.

Setelah membeli mendoan dan arem-arem, Bagas lantas menyantapnya dengan Iahap. Begitu selesai, Bagas bergegas kembali ke rombongan pendaki. Alangkah terkejutnya ketika teman-temannya mengatakan dirinya asudah hilang sekitar satu jam.

“Ke mana saja kamu?” tanya teman Bagas. ”Loh bukannya dari tadi kita selalu bersama," sahut Bagas dengan nada kebingungan. ”Sudah satu jam lebih kami mencari kamu di sekitar tempat ini. Di mana kamu bersembunyi?" “Bersembunyi? Tadi saya mampir sebentar ke pasar. Beli mendoan dan...."

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel