Kisah Pangeran AS Roma Francesco Totti yang Nyaris Membelot ke Real Madrid

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Roma- Francesco Totti menghabiskan kariernya di AS Roma. Dia membela klub berjulukan Serigala Ibu Kota ini sejak kecil sehingga kerap dijuluki sebagai pangeran di AS Roma.

Totti tak disangkal lagi salah satu pemain berbakat di Italia saat itu. Dia berhasil memenangkan Liga Italia serie A dan juga juara Piala Dunia dengan Italia.

Totti tentu menjadi incaran banyak klub besar Eropa. Namun hanya satu klub yaitu Real Madrid yang nyaris mengontraknya di 2006.

"Tentu saya memikirkan tawaran itu. Ada beberapa hari dimana satu kaki saya di Roma, satu lagi di luar. Dan seperti saya bilang sebelumnya pilihan bertahan di Roma datang dari hati," ujarnya seperti dikutip Guardian.

"Saat itu, saat merasakan itu. Anda tak bisa pergi dari klub."

Sulit Ditolak

Sejumlah supporter AS Roma menangis saat perayaan perpisahan Francesco Totti di Stadion Olimpico, Roma, Minggu (28/5/2017). Selama 25 tahun Totti berkarier di AS Roma. (AP/Alessandra Tarantino)
Sejumlah supporter AS Roma menangis saat perayaan perpisahan Francesco Totti di Stadion Olimpico, Roma, Minggu (28/5/2017). Selama 25 tahun Totti berkarier di AS Roma. (AP/Alessandra Tarantino)

Totti menilai Real Madrid memang sangat menggoda. Dia mengakui sulit baginya untuk bilang tidak.

"Namun tentu, melihat lagi ke belakang, memikirkan kembali soal bilang tidak ke Real Madrid, ada sedikit keraguan saat itu," ujarnya.

"Real Madrid satu-satunya tim saya bisa main selain Roma. Satu-satunya tim yang mungkin saya singgahi. Pengalaman di negara lain tentu sesuatu yang indah buat semuanya. Buat keluarga saya, saya sendiri."

Tak Cocok

Francesco Totti. Legenda AS Roma ini berusia 40 tahun, 8 bulan dan 1 hari saat melakoni laga terakhirnya melawan Genoa di Liga Italia, 28 Mei 2017. Selama total 25 musim telah bermain dalam 785 laga dengan mencetak 307 gol dan 184 assist. (AFP/Filippo Monteforte)
Francesco Totti. Legenda AS Roma ini berusia 40 tahun, 8 bulan dan 1 hari saat melakoni laga terakhirnya melawan Genoa di Liga Italia, 28 Mei 2017. Selama total 25 musim telah bermain dalam 785 laga dengan mencetak 307 gol dan 184 assist. (AFP/Filippo Monteforte)

Totti hanya salah satu dari segelintir pemain sepak bola yang bisa bertahan 25 tahun di satu klub. Namun dia yakin loyalitas seperti itu sudah tidak ada lagi di sepak bola.

"Saya mulai karier di era berbeda, sepak bola berbeda. Sepak bola dibuat dengan cinta, rasa hormat kepada fans," uarnya.

"Namun membandingkan era saya dengan saat ini, sulit. Sekarang lebih ke soal bisnis."

Peringkat

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel