Kisah Pengantin Terpaksa Gelar Akad Nikah Virtual karena Mempelai Wanita Positif Covid-19

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Menjelang hari pernikahan, semua orang tentu berharap agar segala hal dapat berjalan lancar. Meski begitu, terkadang pasangan pengantin dihadapkan pada situasi tak terduga, terutama di masa pandemi Covid-19.

Peristiwa kurang menyenangkan belum lama ini dialami pasangan pengantin yang terpaksa menggelar akad nikah virtual. Pasalnya, tepat dua hari sebelum pernikahan, calon pengantin wanita dinyatakan positif Covid-19.

Dalam unggahan akun @artiwedding di TikTok, diceritakan bahwa keputusan itu terpaksa diambil walau semua persiapan pernikahan, termasuk resepsi, sudah selesai dilakukan.

"Ada cerita sedih nih guys tentang pengantin yang divonis Covid di H-2 pernikahannya. Jadi nggak mungkin dibatalkan acaranya karena udah siap semua," tulis akun @artiwedding.

Karena pernikahan tak mungkin ditunda, pasangan ini memutuskan melakukan akad nikah virtual. Pengantin pria berada di lokasi pernikahan, sedangkan pengantin wanita hadir lewat panggilan video.

Bukan hanya sedih karena akad nikah harus dilakukan virtual, pengunggah video juga menjelaskan jika pengantin wanita baru saja berduka. Penyebabnya, ibu pengantin wanita meninggal dunia hanya beberapa hari sebelum acara pernikahan berlangsung.

"Dan satu lagi kesedihan mbaknya, ibunya baru saja meninggal pas H-4. Ya Allah pasti rasanya campur aduk banget ya. Mbaknya kuat banget," tambah akun tersebut.

Bertemu 5 Menit

Resepsi Sudah Disiapkan, Pasangan Pengantin Pilih Nikah Secara Virtual. foto: TikTok @artiwedding
Resepsi Sudah Disiapkan, Pasangan Pengantin Pilih Nikah Secara Virtual. foto: TikTok @artiwedding

Di awal video, akad nikah terlihat berjalan lancar. Setelahnya, pengantin pria tampak mengunjungi istrinya di tempat isolasi karena harus menandatangani berkas.

Meski begitu, dijelaskan bahwa tempat yang digunakan untuk bertemu istri sudah dibersihkan dengan disinfektan. Pasangan ini juga hanya bisa bertemu lima menit saja.

"Karena ada berkas yang harus ditandatangani jadi harus ketemu mbaknya sebentar. Nggak sampai 5 menit langsung balik lagi ke tenda," jelasnya lagi. Cerita haru pasangan pengantin yang terpaksa melakukan akad nikah virtual ini sempat viral dan sudah ditonton lebih dari 2,1 juta kali. Namun, belum diketahui di mana peristiwa tersebut terjadi.

Tidak sedikit warganet yang ikut mendoakan agar pasangan tersebut tetap sabar menghadapi ujian. "Yang kuat ya mbak... aku ngerasain gimana sedihnya. Pasti ada hikmah di balik semua ini," komentar seorang warganet.

"Ya Allah ujian hidup terkadang nggak ada yang tahu ya. Semoga keluarganya diberi ketabahan dan kebahagiaan yang kekal. Aamiin," komentar warganet lainnya.

Pernikahan Ditunda

Resepsi Sudah Disiapkan, Pasangan Pengantin Pilih Nikah Secara Virtual. foto: TikTok @artiwedding
Resepsi Sudah Disiapkan, Pasangan Pengantin Pilih Nikah Secara Virtual. foto: TikTok @artiwedding

Apa yang dialami pengantin yang menikah secara virtual itu berbeda dengan pasangan Fina dan Firnan di Bandung, Jawa Barat. Dalam unggahan akun calon pengantin wanita di TikTok @ciskippy, diketahui mereka sedianya akan menikah pada 3 Juli 2021.

Sayangnya mereka tidak jadi menikah meski segala persiapan sudah dilakukan. Calon pengantin perempuan itu bahkan membagikan fotonya dan calon suaminya yang akan digunakan untuk buku nikah mereka nantinya.

"Namun semuanya tertunda entah sampai kapan," tulis Fina di akhir video. Pernikahan tersebut kemungkinan besar ditunda karena adanya PPKM Darurat, tapi Fina tidak menjelaskan alasan pastinya.

Banyak warganet yang menyampaikan rasa simpati dan memberi dukungan pada Fina. Beberapa komentar sempat dibalas oleh wanita berhijab itu. Ia mengaku berusaha tegar dan sabar, sekaligus menegaskan pernikahannya ditunda bukan batal menikah.

Gaun Pernikahan Raisa

Infografis Gaun Pernikahan Raisa
Infografis Gaun Pernikahan Raisa

Saksikan Video Pilihan Berikut:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel