Kisah Pilu Ibu Hamil Meninggal Terpapar Covid-19 di Wonosobo

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Wonosobo - Kisah pilu terjadi di Desa Warangan, Kecamatan Kepil, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Seorang ibu hamil, FS, meninggal dunia terpapar Covid-19.

Tragisnya, sebelumnya ibunda FS, TR (54) juga meninggal dunia karena Covid-19 sepekan sebelumnya. TR meninggal dalam kondisi kehamilan berusia tiga bulan.

FS meninggal dunia saat dirawat di RS PKU Muhammadiyah, Wonosobo. Pemulasaraan jenazah serta pemakamannya dilakukan dengan protokol kesehatan dengan didampingi aparat Polsek serta Koramil Kepil.

Kades Warangan, Mustofa Sag, yang ikut serta dalam pemakaman menyatakan, FS adalah anak tunggal TR. TR sendiri adalah seorang janda ditinggal mati suami.

“Sedang bapaknya FS sudah meninggal beberapa tahun yang lalu,” kata Mustofa, dalam keterangannya, Senin (19/7/2021).

Dia menjelaskan, FS sudah menikah dengan warga Sleman dan sedang hamil anak pertama dengan usia kandungan tiga bulan. namun kini semuanya meninggal dunia.

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

Upaya Satgas Warangan dan Kepolisian

Suasana pemakaman ibu hamil yang meninggal terpapar Covid-19 di Wonosobo. (Foto: Liputan6.com/Humas Polsek Kepil)
Suasana pemakaman ibu hamil yang meninggal terpapar Covid-19 di Wonosobo. (Foto: Liputan6.com/Humas Polsek Kepil)

Mustofa tidak bisa menyembunyikan kesedihannya. Bahkan, sebelumnya Pemerintah Desa Warangan juga telah melakukan berbagai Upaya pencegahan wabah Covid-19. Secara intens Satgas Covid-19 desa sudah melakukan penyemprotan disinfektan,.

“Kami juga edukasi masyarakat bekerja sama dengan Bhabinkamtibmas Bripka Walid Azizi dengan cara penling, semua ikhtiar sudah dilakukan, namun semua Allah yang menentukan,” ucapnya.

Sementara, Kapolsek Kepil AKP Mus Subadi mengingatkan agar masyarakat harus patuh terhadap aturan 5M di manapun. Itu termasuk saat peribadatan. Karena meningkatnya paparan Covid-19, kini izin keramaian sementara ditunda.

“Dalam mengatasi wabah Covid ini, Kami mengerahkan semua anggota untuk Tracer, Penling ( Penerangan Keliling), membantu pemakaman, Vaksinasi massal, operasi masker, pengawasan dan pendataan," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, terjadi peningkatan kasus Covid-19 di Wonosobo, diduga akibat paparan Covid-19. Pemkab Wonosobo menganjurkan agar warga mengenakan dobel masker.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel