Kisah Pilu Seorang Pria yang Harus Ditinggal Istri Selamanya Kurang dari 24 Jam Setelah Menikah

·Bacaan 2 menit

Fimela.com, Jakarta Pernikahan biasanya diwarnai dengan suka cita. Namun, lain halnya dengan pria asal Malaysia ini yang harus mengalami kejadian pedih karena pernikahannya berujung isak tangis yang mendalam.

Menjadi suami kurang dari 24 jam, pria asal Kelantan bernama Mohamad Amirul Akmal Mohd Aziz ini harus ditinggal sang istri selamanya sesaat setelah menikah karena penyakit yang tiba-tiba menyerangnya.

Pernikahan mereka hanya bertahan sebentar karena sang istri, Siti Saraf Ismail (25) yang juga merupakan star Dinas Perhubungan Jalan (JPJ) Putrajaya meninggal dunia dalam waktu kurang dari 24 jam setelah resmi menikah dan menjadi istri dari Mohamad Amirul.

TERKAIT: Berikut 7 Arti Mimpi Menikah dan Penjelasannya

TERKAIT: Bukti Penelitian, Menikahi Pria Lebih Tua Justru Membuatmu Bahagia

TERKAIT: Suka Duka Menikah di Masa Pandemi, Pilih Ganti Tanggal atau Pernikahan Tanpa Resepsi

Dilansir Liputan6.com dari World of Buzz, Kamis (28/10), Mohamad Amirul mengatakan bahwa sebelum meninggal, ketika tidur di malam hari, istrinya sempat membangunkannya untuk memberi tahu tentang sakit kepalanya. Namun, setelah itu istrinya tidur lagi hingga pagi.

Yang lebih memilukan lagi, Siti Saraf ternyata sempat mengatakan kata-kata terakhir kepada suaminya. “Abang, kami sudah menikah,” ucap Siti sebelum meninggal dunia pada Minggu (24/10). Hal ini dilansir Liputan6.com dari Sinar Harian, Kamis (28/10).

Kisah sedih pasangan pengantin baru ini viral di media sosial. Selain mendoakan almarhumah, netizen juga menyuntikkan kata semangat kepada pria bernama Mohamad Amirul Akmal itu.

Alami Sesak Napas

Ilustrasi sesak napas/Credit: unsplash.com/Laura
Ilustrasi sesak napas/Credit: unsplash.com/Laura

Dalam hal ini, Mohamad Amirul yang berprofesi sebagai asisten medis ini mengatakan bahwa ia melihat istrinya masih berada dalam keadaan baik dan masih tidur hingga Minggu Pagi.

Namun, tiba-tiba Amirul dan sekeluarga sontak cemas dan khawatir lantaran wanita 25 tahun itu tiba-tiba mengalami sesak napas. “Saya segera memanggil ambulans karena istri saya membutuhkan oksigen. Ambulans tiba jam 12 tengah hari,” ujar Amirul, dikutip dari Dream.co.id, Jumat (29/10).

Sayangnya, begitu tiba di rumah sakit, Siti Saraf dinyatakan meninggal dunia tepat jam 12.30 di Rumah Sakit Universiti Sains Malaysia (HUSM).

Pendarahan di Otak Kanan

Amirul mengungkapkan, otopsi yang dilakukan di Rumah Sakit Raja Perempuan Zainab II (HRPZ II) menunjukkan hasil bahwa Siti Saraf meninggal dunia akibat pendarahan dalam otak sebelah kanan.

Ia menyatakan, almarhum telah dimakamkan di Pemakaman Islam Kampung Karang pada hari Minggu. “Dia menyuruh saya untuk selalu menjaga anggota keluarga kami setelah menikah,” tambahnya.

Walaupun cobaan yang dilaluinya sangat berat, Amirul mencoba untuk tenang dan iklas dengan takdir yang telah ditetapkan oleh Tuhan.

Ungkapan Belasungkawa

Ilustrasi ucapan belasungkawa untuk pasangan yang baru saja menikah/Credit: shutterstock.com
Ilustrasi ucapan belasungkawa untuk pasangan yang baru saja menikah/Credit: shutterstock.com

Kisah sedih pasangan ini tersebar dan viral di media sosial ketika dibagikan oleh warganet yang meninggalkan doa untuk almarhum dan kata-kata penyemangat untuk Mohamad Amirul.

Melansir Liputan6.com, hal itu bahkan menarik perhatian Menteri Perhubungan Malaysia Datuk Seri Wee Ka Siong yang menyampaikan belasungkawa kepada Mohamad Amirul yang mengucapkan belasungkawa dalam unggahan Facebook.

“Belasungkawa kepada Mohamad Amirul Akmal Mohd Aziz dan keluarganya atas meninggalnya istrinya, Siti Saraf Ismail yang meninggal baru-baru ini. Saya berdoa agar Mohamad Amirul dan keluarganya tetap kuat dalam menghadapi ujian ini. Semoga arwahnya selalu diberi rahmat,” ujar Datuk Seri dalam unggahan Facebook-nya.

Penulis: Chrisstella Efivania

#ElevateWomen

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel