Kisah Rasulullah Bikin Pegulat Jago Tersungkur 3 Kali

Luzman Rifqi Karami
·Bacaan 2 menit

VIVA – Saat ini, ada banyak atlet beladiri muslim baik yang sudah pensiun ataupun masih aktif. Sebut saja Mike Tyson dan Muhammad Ali di dunia tinju. Lalu, ada Khabib Nurmagomedov di mixed martial arts (MMA).

Selain itu, masih ada atlet beladiri muslim yang lain. Dari mulai Amir Khan, Pangeran Naseem Hamed, dan Bernard Hopkins.

(Baca juga: 7 Atlet Beladiri Muslim yang Luar Biasa, Ada Khabib Nurmagomedov)

Ternyata, 14 abad silam, beladiri sudah ada saat penyebaran agama Islam di Mekah, Arab Saudi. Dilansir kisahmuslim.com, Nabi Muhammad Rasulullah SAW sempat mengalahkan pegulat profesional bernama Rukanah bin Abdu Yazid bin Hisyam.

Ibnul Atsir mengatakan, “Rukanah adalah seseorang yang pernah duel gulat dengan Nabi. Beliau mengalahkannya dua atau tiga kali. Padahal ia termasuk laki-laki Quraisy yang paling kuat.

Hidayah Islam baru ia sambut ketika penaklukkan Kota Mekah. Ia wafat di masa kekhalifahan Utsman. Ada juga yang mengatakan ia wafat pada tahun 42 H. Di masa kekhalifahan Muawiyah radhiallahu ‘anhu.” (al-Isti’ab oleh Ibnu Abdil Bar hal: 801 dan Asadul Ghabah oleh Ibnul Atsir, hal: 1708).

Diceritakan dalam buku "Meneladani Sifat & Karakter Rasulullah: Pemberani" yang diterbitkan Ziyad Books, suatu hari Rukanah menantang Nabi Muhammad. "Wahai Muhammad, aku akan beriman kepada Allah jika engkau mampu mengalahkan aku!"

Rasulullah menerima tantangan Rukanah. Dalam sekali sergap, Rukanah tersungkur ke tanah. Tak puas, dia kembali menantang Rasulullah. Namun, Rasulullah berhasil mengalahkan sampai tiga kali.

Walau Rasulullah telah melakukan semua permintaannya, Rukanah menolak untuk memeluk Islam. Dia baru mendapatkan hidayah dalam penaklukkan Kota Mekah.

Gulat Melawan Putra Rukanah
Bukan sekali Rasulullah meladeni tantangan gulat. Tantangan juga sempat datang dari putra Rukanah, Yazid bin Rukanah, Dia merasa penasaran dengan kehebatan Nabi Muhammad yang mampu mengalahkan ayahnya dengan mudah.

Yazid menjanjikan 300 ekor kambing jika Rasulullah bisa mengalahkannya. Rasulullah pun tak menolak tantangannya. Dalam tiga kali gulat, Rasulullah selalu mengalahkan Yazid. Yazid menyerahkan kambingnya, sekaligus menyatakan keislamannya.

Yazid berkata, "Wahai Muhammad, sebelumnya tidak ada yang mampu membuat perutku menempel dengan tanah kecuali dirimu. Dan tidak ada yang paling aku benci pula selain dirimu.

Namun sekarang aku bersaksi bahwasanya tidak ada Tuhan yang berhak untuk disembah kecuali Allah. Dan engkau adalah utusan Allah’. Kemudian Rasulullah mengembalikan semua dombanya.” (Ibnu Abdil Bar dalam al-Isti’ab 2770, Ibnul Atsir dalam Asadul Ghabah 5544, Ibnu Hajar dalam al-Ishabah fi Tamyiz ash-Shahabah 9279, dan dishahihkan oleh al-Albani dalam Irawa’ al-Ghalil 1503).