Kisah Robert Kiyosaki, Bangkrut Berkali-kali Sebelum Sukses Jadi Penulis

Merdeka.com - Merdeka.com - Mungkin Anda sudah tidak asing lagi dengan Robert Toru Kiyosaki. Seorang penulis, motivator, pengusaha hingga investor yang memiliki darah dari generasi Yonsei Jepang dan Amerika.

Dikutip dari The Richest, Kiyosaki lahir di Hilo pada tahun 1974. dia merupakan putra tertua dari seorang pendidik akademik Ralph H.Kiyosaki. Kiyosaki memiliki tiga saudara kandung yakni Emi, Beth dan John.

Kiyosaki terkenal karena buku yang ditulisnya berjudul Rich Dad, Poor Dad. Buku ini telah diterbitkan secara internasional dan bahkan diterjemahkan ke dalam 51 bahasa yang berbeda, dan telah terjual lebih dari 41 juta eksemplar di seluruh dunia. Dia sudah menulis sekitar 26 buku dan telah menjadi salah satu nama paling menonjol yang terkait dengan pembinaan kehidupan dan swadaya.

Tepat setelah lulus kuliah, dia mengambil pekerjaan di kantor tanker Standard Oil. Dia kemudian mengundurkan diri setelah enam bulan bekerja untuk bergabung dengan Korps Marinir, di mana dia menjabat sebagai pilot helikopter tempur di Perang Vietnam pada tahun 1972.

Pada tahun 1973 Kiyosaki pun mendaftar di Universitas Hawaii di Hilo dalam program MBA dua tahun saat dirinya masih bertugas di militer, dan akhirnya di tahun 1974 dia pun mengundurkan diri dengan hormat dari Korps Marinir.

Tentu dirinya menginginkan pendidikan yang lebih tinggi, dia lakoni dengan penuh semangat. Seminar-seminar motivasi pun dia datang dan akhirnya di mengklaim untuk mengubah hidupnya lebih baik.

Setelah tiga tahun dia pun memulai sebuah perusahaan bersama Rippers pada tahun 1977 sebuah perusahaan yang menawarkan pasar nilon pertama dan beberapa dompet peselancar Velcro. Namun walaupun produknya banyak yang dipasarkan, pastinya setiap usaha akan ada rintangan datang dan akhirnya perusahaan tersebut bangkrut.

Tak pernah menyesal atas kegagalan yang dia alami, dirinya pun melanjutkan bisnis retail yang membuat kaos, dompet, tas dan topi untuk band-band heavy metal rock. Tidak disangka-sangka perusahaan itu juga bangkrut pada tahun 1980.

Bertekad untuk membuat segala sesuatunya berhasil dan berhasil, dia memulai bisnis baru lagi; dia ikut mendirikan perusahaan pendidikan bisnis yang mengajarkan investasi, kewirausahaan, dan tanggung jawab sosial bernama Excellerated Learning Institute. Namun, dia menjual perusahaan itu pada 1994.

Perjalanan sebuah karir memang tidak akan terus berjalan mulus, padati memiliki rintangan dan kegagalan yang akan dialami bagi para pelaku bisnis.

Akhirnya pun dia dapat mencapai kesuksesan karena seri buku yang terkenal yakni Rich Dad Poor Dad. Kiyosaki memiliki kekayaan bersih USD100 juta, dan sebagian besar kekayaan bersih itu didapatkan dari seminar yang diadakan oleh individu berbeda yang membayarnya. [azz]