Kisah Romantis Suporter Persija dan Persib, Menikah Lalu Punya Buah Hati Bernama Jasib

·Bacaan 4 menit

Bola.com, Jakarta - Cinta tak mengenal rivalitas. Itu yang tampaknya tertanam betul di benak Hambali Restu Alamsyah Tarigan alias Khebot dan Rianie, pasangan suami istri yang berlatar belakang Jakmania dan Viking. Jalan terjal dihadapi keduanya hingga akhirnya mantap menikah dan memiliki buah hati yang diberi nama Jasib, akronim dari Persija Jakarta dan Persib Bandung.

Khebot, seperti teman-temannya di Parung kala itu yang sangat mencintai Persija Jakarta, tahu betul makna rivalitas antara timnya dengan Persib Bandung. Ia sudah mendukung Macan Kemayoran sejak masih duduk di bangku sekolah dasar.

Pun dengan Rianie, istri tercinta Khebot, yang 'darah birunya' telah mengalir deras sejak lahir. Ibunya merupakan Bobotoh dan sering mengajaknya menyaksikan Persib bertanding, apalagi ia dan keluarganya bermukim di kawasan Buah Batu, wilayah yang terkenal dengan atmosfer kental para pendukung Maung Bandung.

Singkat cerita, dua insan berbeda pandangan soal tim kebanggaan ini dipertemukan melalui aplikasi chatting. Khebot mengakui penasaran dan menganggap kalau Rianie hanya sekadar iseng saja mengenakan atribut Persib.

"Waktu itu dia live, terus saya chat dia, ternyata responsnya bagus. Kami bertukar pin BBM (Blackberry Messanger), ya saya kaget DP dia pakai baju Persib, tapi saya cuek saja lah. Pikir saya, paling dia sekadar senang Persib saja," ujar Khebot saat sesi wawancara di akun YouTube SportsMagz.

Tanpa diduga Khebot, Rianie ternyata seorang anggota resmi Viking Persib Club. Ia mengakui awalnya bimbang, apalagi dirinya juga masuk keanggotaan Jakmania.

Setelah intens melakukan chatting, Khebot justru merasakan kenyamanan yang tak pernah dirasakannya. Pria yang bekerja sebagai pedagang madu, yang awalnya tidak berniat untuk serius dan cenderung penasaran, malah benar-benar jatuh hati.

"Karena saya penasaran, enggak percaya, jadi sekitar seminggu setelah pertama kali chatting, kami ketemuan di Depok. Kami sharing banyak hal. Yang sulit adalah karena kami berdua sama-sama kuat di kelompok suporter Persija Persib, Jakmania dan Viking," kata Khebot lagi.

"Meskipun banyak yang menyerang, jalanin aja kita jalanin, posisinya kami sudah pacaran, jadi kabar soal hubungan kami meledak di mana-mana," ujar Khebot menambahkan.

Tak Semulus Harapan

Perjuangan cinta Khebot dan Rianie tak semulus harapan. Keduanya pernah merasa tertekan karena adanya pihak-pihak yang tak 'merestui hubungan terlarang tersebut'.

"Kami enggak kuat (menghadapi) banyak tekanan dari sana sini. Ada yang bilang enggak menghargai, karena pada waktu itu bertepatan dengan insiden yang merenggut nyawa almarhum Bang Ambon," kata Khebot.

"Saking takutnya, enggak berani (berpacaran) awalnya. Saat pacaran itu saya sudah rutin beraktivitas di kelompok Jakmania. Jadi di kelompok saya lagi panas, kok saya malah pacaran sama Viking," ujarnya lagi.

Khebot dan Rianie bahkan sempat putus selama beberapa saat demi mendinginkan situasi. Namun, rasa cinta mereka terlalu kuat untuk dibendung. Dengan tekad kuat, sepasang suami istri yang telah dikaruniai dua buah hati itu terus melanjutkan hubungannya.

"Kami sempat putus. Sampai saya dibilang enggak menghargai hati Bobotoh," tambah Rianie.

Karena sering mendapatkan serangan dari banyak sisi, Rianie malah mantap untuk menyerang balik dengan positif. Ia dan Khebot memanas-manaskan suasana dengan menunjukkan keromantisan mereka, dengan harapan bahwa aksi kekerasan haruslah disetop.

Berkat kuatnya tekad yang didasari oleh rasa cinta, Khebot dan Rianie berhasil mendapatkan banyak dukungan, meski tak bisa dihindari bahwa masih ada saja pihak-pihak yang tak setuju dengan hubungan mereka.

"Keanggotaan (Jakmania) saya dicabut," kata Khebot. "Saya dijauhi oleh teman-teman Viking," sambung Rianie.

Buah Hati Itu Bernama Jasib

Delapan bulan berpacaran, Khebot membulatkan tekad untuk menikahi wanita yang dicintainya. Dibutuhkan keteguhan hati buat kedua insan karena mereka sadar akan ada banyak polemik dari luar sana jika sudah berumah tangga kelak.

"Pas mau menikah ya sudah yakin, tapi tujuh bulan sebelumnya itu masih kalut. Banyak orang yang terus memberikan tekanan. Tapi sebulan sebelum menikah, muncul teman-teman yang memberikan dukungan," cerita Khebot.

"Saya mau kasih tahu ke mereka, sebab awalnya hubungan kami dikira setting-an, cuma cari sensasi. Makanya dengan pernikahan ini kami mau buktikan kalau memang semua ini didasari oleh rasa cinta," tambahnya menceritakan.

Khebot dan Rianie kemudian memutuskan untuk tidak meramaikan pesta pernikahan. Ditakutkan, ada gesekan pada acara tersebut. Bertempat di Parung, acara pernikahan berlangsung tertutup dan sederhana, dengan hanya mengundang orang-orang terdekat saja.

Keduanya kemudian dikaruniai buah hati dengan nama yang cukup unik. Yang pertama diberi nama Ozil Al-Rafi Jasib Tarigan. Sementara anak keduanya bernama Raina Khanza El-Jasib.

"Anak kedua saya ini kalau diartikan menjadi ratu perdamaian. Jadi ibaratnya dia adalah harta karunnya perdamaian Persija Persib," singgung Khebot.

Sumber: YouTube/SportsMagz

Video