Kisah Rosie Shark, Hiu Putih yang Mati Ditinggalkan di Kebun Binatang Australia

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Foto-foto dari penjelajah kota telah mengungkapkan isi kebun binatang yang ditinggalkan, yang dulunya adalah rumah bagi bangkai hiu putih besar yang mengambang di tangki formaldehida.

Dilansir dari laman Mirror, Rabu (27/10/2021), Luke McPherson merekam video menyeramkan dari Wildlife Wonderland Park di Victoria, Australia sebelum hiu tersebut dipindahkan ke lokasi baru setelah ditinggalkan sejak tempat itu ditutup.

Suaka margasatwa itu dilaporkan tutup tahun 2012 oleh Departemen Keberlanjutan dan Lingkungan di kalangan masalah kesejahteraan hewan.

Ia mengatakan: “Begitu saya mendapatkan cahaya di belakang tangki, saya seperti 'wow itu menyeramkan'!"

"Asapnya sangat buruk sehingga Anda tidak bisa bertahan lebih dari satu menit di ruangan itu, formaldehida pasti telah menguap."

"Tangki itu besar dan dalam kondisi buruk, dengan kerangka logam berkarat dan panel kaca pecah serta sampah dibuang ke dalamnya."

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Ditempatkan di Crystal World

Ahli geologi, Tom Kapitany dari Crystal World dan Sharon Williamson dari Australian Animal Rescue berdiri di depan Rosie the Shark, hiu putih besar yang diawetkan (wikimedia commons)
Ahli geologi, Tom Kapitany dari Crystal World dan Sharon Williamson dari Australian Animal Rescue berdiri di depan Rosie the Shark, hiu putih besar yang diawetkan (wikimedia commons)

Rosie, hiu yang ditinggalkan tersebut dipulangkan ke bisnis lokal Aussie Crystal World and Prehistoric Journey pada Februari 2019.

Tepat sebelum itu, juru bicara dari Otoritas Perlindungan Lingkungan Victoria mengatakan: "EPA mengetahui hiu dan tangki dan tidak menganggapnya berbahaya."

Agensi tersebut mengatakan telah "memberi saran kepada pemiliknya tentang cara membuang barang-barang tersebut dengan tepat."

Pada saat itu seorang karyawan Crystal World, Shane McAlister, mengatakan kepada The Mail: “Untuk membawanya kembali dan benar-benar menampilkannya kepada orang-orang adalah kesempatan sekali seumur hidup dan saya sangat diberkati dan bangga menjadi bagian dari hal tersebut."

Trent Hooper, yang mendirikan Halaman Facebook Save Rosie the Shark, juga menambahkan kegembiraannya.

"Ia hampir dihancurkan dan dibuang," katanya.

"Ini hasil yang luar biasa. Australia bersatu untuk menyelamatkan Rosie dan menjadikannya rumah selamanya di Crystal World."

Reporter: Ielyfia Prasetio

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel