Kisah Saudara Kembar yang Dipertemukan Setelah 20 Tahun Terpisah Ini Bikin Haru

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Adanya kisah mengenai putri yang tertukar mungkin pernah kamu dengar dalam sebuah cerita atau bahkan sinetron. Namun, rupanya kejadian tersebut juga terjadi di dunia nyata.

Bahkan, baru-baru ini media sosial tengah dihebohkan mengenai adanya saudara kembar yang dipertemukan kembali setelah terpisah selama kurang lebih 20 tahun. Terpisahkan saudara kembar wanita ini terjadi saat keduanya masih bayi.

Dilansir Liputan6.com dari World of Buzz, Rabu (30/6/2021) pada tahun 2001 tiga bayi termasuk sepasang bayi kembar lahir di sebuah rumah sakit di Kota Bharu, Kelantan, Malaysia. Namun, karena adanya kelalaian staf ketiga bayi tersebut pun di pindahkan, tanpa memeriksa kembali yang mana bayi kembar.

Oleh karena itu, wanita kembar yang bernama Adryani Iwani Ibeni Yanin dan Noratirah Husin baru dipertemukan kembali setelah 20 tahun terpisah. Pertemuan antara Adryani Iwani Ibeni Yanin dengan Noratirah Husin pun tidak sengaja dilakukan. Kisah pertemuan saudara kembar yang telah terpisah selama 20 tahun ini pun menjadi perbincangan banyak netizen.

Pertama kali diketahui oleh teman di kelas motivasi

Kisah Saudara Kembar yang Dipertemukan Setelah 20 Tahun Terpisah Ini Bikin Haru (sumber: Wordlofbuzz)
Kisah Saudara Kembar yang Dipertemukan Setelah 20 Tahun Terpisah Ini Bikin Haru (sumber: Wordlofbuzz)

Momen pertemuan antara saudara kembar ini pun diungkapkan oleh Adryani. Sebelumnya, dirinya diketahui menghadiri sebuah kelas motivasi antar sekolah. Pada saat itu dirinya bertemu dengan siswa lain yang menyebutkan jika ia terlihat mirip dengan teman mereka yang bernama Noratirah Husin.

Teman-teman Noratirah tersebut mengungkapkan jika mereka cukup terkejut melihat kemiripan keduanya. Hingga akhirnya mereka membagikan akun Instagram milik Noratirah.

“Saya memberi tahu saudara kembar saya tentang hal itu dan dia setuju bahwa Noratirah dan saya terlihat sama, tetapi ketika saya memberi tahu ibu saya tentang hal itu, dia mengabaikannya. Jadi, saya biarkan saja dan menganggap kemiripan kami hanya sebagai dua kacang polong,” ujar Adryani seperti yang dilansir Liputan6.com dari World of Buzz, Rabu (30/6/2021).

Dipertemukan di supermarket

Kisah Saudara Kembar yang Dipertemukan Setelah 20 Tahun Terpisah Ini Bikin Haru (sumber: ohmymedia.cc)
Kisah Saudara Kembar yang Dipertemukan Setelah 20 Tahun Terpisah Ini Bikin Haru (sumber: ohmymedia.cc)

Meski sempat mengabaikan jika Adryani terlihat mirip dengan Noratirah, namun pada Maret 2019 lalu keduanya justru dipertemukan di sebuah supermarket. Keduanya pun cukup terkejut melihat kemiripan satu sama lain, mulai dari wajah hingga proporsi tubuh.

Hal ini pula yang membuat Adryani terdorong untuk mencari tahu lebih jauh soal kebenarannya. Bahkan, keduanya mulai bertukar pesan via Instagram setelah bertemu untuk mendiskusikan banyak hal.

“Hal ini membuat Noratirah menghubungi saya melalui Instagram dan sejak itu, kami mendiskusikan banyak hal dan menemukan bahwa ada terlalu banyak kesamaan di antara kami untuk dianggap sebagai suatu kebetulan. Jadi, kami memutuskan untuk melakukan tes DNA.” ujarnya.

Lakukan tes DNA

Atas persetujuan orang tua, kedua keluarga memutuskan untuk melakukan tes DNA di Rumah Sakit Universiti Sains Malaysia (HUSM). Hasil tes DNA mengungkapkan jika Noratirah dan Adryani adalah kembar 99,99%.

Melalui tes DNA tersebut diketahui pula jika Adryana Iwani yang sebelumnya tercatat sebagai saudara kembar Adryani bukanlah benar-benar saudara kembar. Selama 19 tahun terakhir keduanya diketahui secara luas sebagai saudara kembar tidak identik. Meski begitu, pihak keluarga tetap menganggap Adryana Iwani sebagai bagian dari keluarga dan memintanya tetap tinggal di rumah.

Noratirah yang sebelumnya tinggal di Kampung Pulau Kundur, Kota Bharu pun telah kembali bersama keluarga kandungnya sejak Januari 2021 lalu.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel