Kisah Sekelompok Ilmuwan Klaim Tak Sengaja Temukan Pulau Paling Utara di Bumi

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Greenland - Sekelompok ilmuwan mengklaim telah menemukan apa yang mereka yakini sebagai pulau paling utara di dunia, di lepas pantai Greenland, teritori Denmark di sekitar Arktika atau Kutub Utara.

Semua bermula pada Juli 2021, ketika para ilmuwan terbang untuk mengumpulkan sampel atas apa yang mereka pikir sebagai Pulau Oodaq, yang telah dikenal sejak 1978.

Awalnya Pulau Oodaq sempat diyakini sebagai yang terjauh di utara. Namun anggapan itu berubah dalam ekspedisi terbaru sekelompok ilmuwan itu.

Ketika para peneliti memeriksa posisi mereka dengan pejabat Denmark yang bertanggungjawab untuk mendaftarkan pulau-pulau Arktik, para ilmuwan itu justru berada di 800m lebih jauh ke utara.

Mereka bukan di Oodaq, namun berada di sebuah pulau lain berukuran 60x30m dan berada di titik terdekat daratan Kutub Utara, kata mereka.

"Pulau itu ditemukan selama ekspedisi penelitian Denmark-Swiss, yang saya koordinasikan," kata pemimpin ilmiah Morten Rasch dari Stasiun Arktik di Greenland, Universitas Kopenhagen, kepada BBC, dikutip pada Minggu (29/8/2021).

"Kami (awalnya) ingin mengunjungi Pulau Oodaq yang sebelumnya dikenal sebagai pulau paling utara ... guna mencari spesies baru yang bisa beradaptasi dengan kehidupan di lingkungan yang sangat ekstrem ini."

"Namun, ketika kami mencapai posisi Pulau Oodaq --menggunakan helikopter--, kami tidak dapat menemukannya," menambahkan bahwa peta di bagian dunia itu terkenal tidak akurat.

"Kami baru saja mau mulai mencari pulau itu. Setelah beberapa menit, kami mendarat di sekelompok lumpur, endapan tanah dan kerikil yang aneh dan dikelilingi oleh es laut di semua sisi --bukan tempat yang sangat ramah."

"Usai ekspedisi, dan setelah melalui banyak diskusi dengan spesialis tentang topik ini, kami sekarang menyadari bahwa kami telah secara tidak sengaja benar-benar menemukan pulau paling utara di dunia."

Menemukan Pulau Paling Utara

Pulau Greenland (Sumber: Wikimedia Commons)
Pulau Greenland (Sumber: Wikimedia Commons)

Rasch mengatakan kepada BBC bahwa dari perspektif ilmiah itu "bukan masalah besar".

"Tapi, dari perspektif pribadi, tentu saja, entah bagaimana lucu berada di antara enam orang di Bumi yang pernah memiliki sepatu bot berlumpur di titik paling utara di dunia."

Para ilmuwan sekarang ingin pulau itu diberi nama Qeqertaq Avannarleq, yang berarti "pulau paling utara" di Greenland.

Greenland telah menjadi berita utama beberapa kali dalam beberapa tahun terakhir, dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada 2019 mengatakan bahwa AS dapat membeli wilayah itu

Denmark dengan cepat menolak gagasan itu sebagai "tidak masuk akal", tetapi minat internasional terhadap masa depan Greenland terus berlanjut.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel